Salah satu panitia, Diefa Nasywa Aedelia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga sebuah ajakan untuk bergerak bersama. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait sampah. Jika setiap keluarga mulai melakukan aksi kecil, maka Desa Taji bisa menjadi contoh nyata desa yang peduli lingkungan,” jelas Diefa.
Baca Juga: Kemkomdigi: Blokir IMEI Bukan Untuk Balik Nama, Tapi Perlindungan Jika Ponsel Hilang
Foto bersama pembicara, dosen pembimbing, dan panitia
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Tim PMM UNS berharap Desa Taji dapat menjadi salah satu desa percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Klaten. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UNS dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 tentang permukiman yang berkelanjutan dan SDG 12 tentang konsumsi serta produksi yang bertanggung jawab.
Abib Tri Purnomo (082133644832)