Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Gelora Bung Karno (GBK) kini resmi berada di bawah kendali Danantara, sebagaimana disampaikan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam konferensi pers di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/4/2025).Baca Juga: Wagub Mian Lantik 7 Kepala OPD di Lingkup Pemprov Bengkulu
Rosan menekankan bahwa pengelolaan GBK merupakan tantangan besar yang harus segera ditangani. Menurutnya, selama ini pemanfaatan aset strategis tersebut belum optimal.
"GBK akan menjadi fokus utama kami. Selama ini, kehadiran GBK belum cukup terasa di tengah masyarakat. Kami ingin mengubah itu," ujar Rosan.Baca Juga: Membanggakan, Tri Brata Raflesia FC Polda Bengkulu Tembus 32 Besar Liga Sepak Bola Nasional 4
Ia menambahkan bahwa potensi GBK sebagai pusat kegiatan masyarakat dan ekonomi sangat besar, namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Utilisasi dan produktivitasnya masih sangat rendah. Kami melihat ini sebagai peluang sekaligus tantangan besar untuk dikembangkan,” jelasnya.Baca Juga: Jepang Kagum, Indonesia Mampu Tiga Kali Tanam Padi dalam Setahun
Dalam rencana ke depan, Danantara akan melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan nilai dan dampak ekonomi GBK.
"Selama ini belum ada pihak yang benar-benar fokus pada pengembangan GBK secara menyeluruh. Kami ingin mengubah wajah GBK agar lebih relevan dan bermanfaat untuk publik," ungkap Rosan.Baca Juga: UNDIP, Binus, dan SCCR Indonesia Perkuat Kolaborasi Inovatif untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sebelum beralih ke Danantara, pengelolaan GBK berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara melalui Pusat Pengelolaan Kompleks GBK (PPKGBK).*