BKSDA Bengkulu Tarik Perangkap Harimau Sumatera di Wilayah Mukomuko

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Jumat, 31 Januari 2025 | 14:41 WIB
Kepala Satgas Polhut BKSDA Bengkulu, Firman.(Foto/Dok)
Kepala Satgas Polhut BKSDA Bengkulu, Firman.(Foto/Dok)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu- Lampung menarik tiga buah perangkap besi yang dipasang di Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Tera Terunjam, Kabupaten Mukomuko untuk menangkap Harimau Sumatera yang memangsa warga setempat beberapa waktu lalu.

Kepala Satgas Polhut BKSDA Bengkulu, Firman, di Bengkulu, Jumat (31/1/2025) membenarkan pihaknya sudah menarik tiga perangkap besi yang dipasang di desa Tunggal Jaya guna menangkap harimau memasang warga beberapa waktu lalu.

"Kita sudah menarik perangkap yang di pasang BKSDA Mukomuko di Desa Tunggal Jaya. Ini dilakukan hasil kesepakatan kita bersama pihak terkait, termasuk masyarakat karena raja hutan tersebut, tidak terlihat lagi di sekitar wilayah desa setempat," ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Perbakin Bengkulu Gelar Penataran dan Sertifikasi Pelatihan Nasional

BKSDA Bengkulu menduga harimau yang memangsa masyarakat tersebut, sudah kembali ke habibatnya, sehingga tidak terlihat lagi berkeliaran di sekitar perkampungan penduduk Desa Tunggal Jaya.

"Kemungkinan, harimau Sumatera tersebut sudah kembali ke habitat aslinya di kawasan hutan Kabupaten Mukomuko. Tim memutuskan untuk menarik tiga perangkap yang sempat kita pasang di Desa Tunggal Jaya," ujarnya.

Meskipun perangkap telah ditarik, tapi Tim BKSDA Bengkulu tetap melakukan memantau situasi dan siap bertindak jika ada laporan dari masyarakat tentang keberadaan Harimau Sumatera di sekitar wilayah desa tersebut.

Baca Juga: Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan Penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Bakti 2025-2030

"Kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada saat beraktivitas, terutama di area perkebunan. Jika menemukan jejak atau tanda keberadaan harimau, segera laporkan kepada pihak berwenang atau BKSDA Bengkulu," tambahnya.

Seperti diketahui pemasangan perangkat besi ini, dilakukan BKSDA Bengkulu, setelah binatang buas memangsa seorang warga bernama Ibnu (22). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan diduga mangsa Harimau Sumatera saat sedang mencari rumput untuk ternaknya di sekitar perkebunan sawit.

BKSDA Bengkulu berharap dengan ditariknya perangkap ini, Harimau Sumatera dapat kembali ke habitatnya, tapi masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di alam terbuka.

Baca Juga: Tanpa Sengketa di MK, 8 Kepala Daerah di Bengkulu Dilantik Awal Februari 2025

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, seringnya muncul Harimau Sumatera di areal perkebunan dan perkampung penduduk di Bengkulu, karena hutan yang menjadi habitat hewan buas terus berkurang akibat dirambah masyarakat dijadikan lahan perkebunan sawit dan tanaman keras lainnya.

Dengan terbatasnya ruang gerak, maka Harimau Sumatera yang ada di hutan Bengkulu, mulai kesulitan mendapatkan makanan. Akibatnya, sering memangsa hewan ternak masyarakat dan menyerang penduduk.

Kasus warga dimangsa Harimau Sumatera bukan pertama kali terjadi di wilayah Mukomuko, tapi kasus serupa juga pernah terjadi di Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Kepahiang beberapa tahun lalu.(SP/Min)

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X