Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Daerah, Warga Jateng Diminta Tetap Waspada

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 22 Januari 2025 | 09:34 WIB
Pj Gubernur Jateng saat mengecek banir di Brebes.
Pj Gubernur Jateng saat mengecek banir di Brebes.

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin, 20 Januari 2025 lalu berdampak pada kejadian bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah Jawa Tengah.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng pada Selasa, 21 Januari 2025, sejumlah daerah yang terjadi bencana banjir dan diantaranya berada di Brebes, Pemalang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kendal, Pekalongan, Grobogan, Demak, Banjarnegara, dan Sragen.Baca Juga: Pererat Sinergi dengan Wartawan, Kajati Jateng: Media Mitra Strategis Menyampaikan Informasi kepada Masyarakat

Banjir tersebut merendam ribuan rumah, fasilitas umum rusak, ribuan warga mengungsi, lahan pertanian terendam, dan sebagainya.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengimbau kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya untuk tanggap terhadap bencana. Cuaca ekstrem telah menyebabkan sejumlah wilayah di Jateng dilanda bencana.

"Sehingga kita harus betul-betul waspada, antisipasi dan segera melakukan langkah-langkah penanggulangan terhadap kemungkinan terjadi (bencana)," ujar Nana di Semarang pada Selasa, 21 Januari 2024.Baca Juga: Sikapi PMK, Peternak di Bengkulu Diminta Tetap Jaga Kebersihan Kandang dan Vaksin Teratur

Nana mengimbau kepala daerah di kabupaten kota yang terdampak bencana hidrometeorologi, melakukan koordinasi lintas sektoral.

"Harus betul-betul mampu berkoordinasi, kolaborasi, bersinergi," ujarnya.

Misalnya dalam penanganan banjir dan longsor, lanjut Nana, pemerintah di daerah harus sigap menyiapkan lokasi pengungsian.

"Kira-kira para pengungsi ini harus kita evakuasi ke mana, ini sudah ada lokasi-lokasi yang sudah kita siapkan," ujarnya.Baca Juga: Kapolda Bengkulu Lauching Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektare di Kabupaten Seluma

Nana menegaskan, sinergi lintas sektoral ini penting dilakukan, supaya mampu memudahkan penanganan. Utamanya memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak bencana.

Di sisi lain, Nana juga mengimbau agar lahan-lahan yang mengalami alih fungsi untuk dilakukan perbaikan. Serta menyadarkan masyarakat terhadap bahayanya.

Atas kejadian bencana tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan kebutuhan logistik kebencanaan senilai Rp478 juta untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Brebes.Baca Juga: Menkebud RI Dukung Rencana Pembangunan Replika Balla Lompoa di Cape Town Afrika Selatan

Bantuan itu terdiri dari Dinas Sosial Jateng senilai Rp284 juta, Dinas Ketahanan Pangan Jateng senilai Rp120 juta, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng senilai Rp74 juta.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X