Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali Erupsi dengan Ketinggian Kolom 2,5 Kilometer

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Kamis, 7 November 2024 | 14:42 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki yang kembali erupsi di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 7 November 2024. (Dok. PVMBG-ESDM RI)
Gunung Lewotobi Laki-Laki yang kembali erupsi di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 7 November 2024. (Dok. PVMBG-ESDM RI)

Flores, SUARA PEMBARUAN – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat erupsi dari Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (07/10/2024) pada amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 2 menit 33 detik.

Kolom abu teramati berada pada ketinggian 2.500 meter di atas puncak atau 4.084 mdpl. Erupsi tersebut disertai awan panas guguran ke arah Barat Laut sejauh 1.000 meter dari pusat erupsi.

Dengan kondisi tersebut, PVMBG ESDM RI melalui keterangan tertulisnya merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki termasuk wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan evakuasi Pemda, serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.Masyarakat patut mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, wajib memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Pemerintah Daerah harus senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-Laki. Berkaca dari kabar erupsi itu, sebelumnya Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi pada tanggal 3 hingga 4 November 2024.

Ribuan orang telah dievakuasi dan 9 orang tewas dalam bencana alam tersebut. Berikut ini catatan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi: Gunung Lewotobi di NTT merupakan salah satu gunung api strato bertipe andesitik yang terletak di bagian timur Pulau Flores.

Gunung api ini memiliki dua puncak, yaitu Lewotobi Laki-Laki dan Lewotobi Perempuan. Jarak puncaknya kurang dari dua kilometer di sepanjang garis barat laut-tenggara.

Dikutip dari laman Kementerian ESDM RI, Gunung Lewotobi meletus sebanyak 17 kali sejak tahun 1861 hingga 2003 silam. Letusan Gunung Lewotobi dicirikan oleh letusan-letusan kecil yang berlangsung selama beberapa bulan mendahului letusan besar. Keduanya merupakan gunung berapi yang masih aktif.

Berdasarkan catatan aktivitas vulkanik, Gunung Lewotobi Laki-Laki lebih sering meletus daripada Gunung Lewotobi Perempuan. Sejarah letusan Lewotobi Perempuan terjadi pada tahun 1921 dan 1935. Selain itu, pernah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada tahun 2011 dan 2023 lalu.

Sementara itu, Lewotobi Laki-Laki tercatat memiliki riwayat erupsi yang lebih panjang, yaitu pernah erupsi pada tahun 1861, 1865, 1868, 1869, dan 1907. Gunung Lewotobi Laki-Laki juga pernah menyemburkan abu vulkanik pada tahun 2002 hingga statusnya naik menjadi level IV (Awas) pada 9 Januari 2024 lalu.

Sejarah Keberadaan Gunung Lewotobi

Berdasar data PVMBG, Gunung Lewotobi Laki-Laki memiliki ketinggian yang mencapai 1.584 mdpl. Namun, ketinggian itu lebih rendah dibandingkan dengan Gunung Lewotobi Perempuan yang mencapai 1.703 mdpl.

Menurut sejarahnya, adanya dua puncak berapi di NTT itu erat kaitannya dengan budaya dan legenda masyarakat Lamaholot di Pulau Flores. Sebagai gunung berapi kembar yang aktif, kedua puncak itu dianggap sebagai simbol pasangan suami-istri dan melambangkan kesetiaan dan keharmonisan antara alam dan manusia. (*)

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X