Jayapura,SUARAPEMBARUAN- Anggota Polri Bripda Aske Mabel, 9 Juni 2024 dini hari, membawa kabur empat pucuk senjata laras panjang jenis AK-47 buatan Cina beserta amunisi.
Pihak Kepolisian saat itu melakukan pengejaran terhadap anggota Polri, Bripda Aske Mabel. Buntut anggota bawa kabur 4 senjata Kapolda Papua Copot Jabatan Kapolres Yalimo.
Kapolda Papua saat itu, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengatakan, pihak Polres Yalimo sampai saat ini masih berusaha mencari keberadaan AM untuk diamankan, sehingga senpi yang dibawa tidak jatuh ke tangan yang salah.
" Yang bersangkutan masih dalam pencarian pihak Polres Yalimo,"ungkap Kapolda Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Minggu (9/6/2024) lalu.
Kapolda mengatakan Polda Papua telah mengirimkan personel tambahan dari Sat Brimob Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz untuk membantu Polres Yalimo melakukan pencarian terhadap AM. Pencarian terhadap dirinya tak membuahkan hasil, ia berhasil sembunyi dengan senjata yang ambilnya.
Bripda Aske Mabel muncul dalam sebuah video singkat berdurasi 1 menit 58 detik.
Dalam video itu, Aske Mabel menyatakan dirinya telah diangkat menjadi Panglima TPNPB-OPM Kodap Balim Timur Yali-Yalimo.
Dalam pernyataannya disampaikan, Kodap Balim Timur telah menerima 4 pucuk senjata api jenis AK-47 Cina milik Polri yang dirampas pada Minggu, 9 Juni 2024 dini hari di Polres Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.
“Hari ini diumumkan bahwa Kodap Balim Timur Yali-Yalimo akan memanfaatkan peralatan logistik yang dirampas ini, diperlukan demi untuk perjuangan bangsa Papua Barat,”ujar Aske Mabel dalam video berdurasi 1 menit 58 detik.*