Berbagai Inovasi dari Wali Kota Semarang hingga Kepala LKPP, Hendrar Prihadi Didaulat Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2024

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 24 Agustus 2024 | 07:27 WIB
Kepala LKPP Hendrar Prihadi
Kepala LKPP Hendrar Prihadi


Semarang, suarapembaruan.news - Dari Kota Semarang,  sosok Hendrar Prihadi kini sudah menasional. Perjalanannya dimulai dari Wali Kota Semarang hingga menjadi Kepala Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia sangat inspiratif.

Perjalanan politikus PDI Perjuangan yang penuh inovasi membuat Hendi, sapaan akrabnya, diapresiasi penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2024. Hendi meraih penghargaan dari Berlian Organizer di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Jumat (23/8) malam.

Bicara tentang Kepala LKPP itu, artinya tidak jauh dari inovasi. Sejak menjabat sebagai Walikota Semarang periode 2016-2021 dan 2021-2022, beragam inovasi sudah lahir dari tangannya.

Saat menjadi Walikota Semarang, Hendi menelurkan berbagai inovasi mulai dari iJus Melon (Ijin Usaha Mikro Melalui Online) yang mempermudah proses perizinan usaha mikro secara online. Selain itu, ia juga fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi lokal.

Kepercayaan masyakarat Kota Semarang pun mencapai puncaknya pada Pemilihan Wali Kota Semarang 2015, Hendi bersama pasangannya, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memenangkan pemilihan dengan perolehan 320.237 suara. Pada Pilwakot 2020, pasangan Hendi-Ita kembali menang telak dengan meraih 91,57% suara, melawan kotak kosong.


Pada 10 Oktober 2022, Hendi dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) oleh Presiden Joko Widodo.

Dari tangan dinginnya, Hendi lagi-lagi menelurkan sejumlah inovasi yang punya dampak nasional. Di bawah kepemimpinannya, LKPP melahirkan beberapa inovasi antara lain Digitalisasi Pengadaan Melalui E-Katalog.

Salah satu fokus utama Hendi adalah meningkatkan kinerja E-Katalog, sebuah sistem digital yang memudahkan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dalam waktu satu tahun, jumlah produk yang tayang di E-Katalog meningkat drastis dari 1,5 juta menjadi 6,6 juta.
Selain itu, nilai transaksi pengadaan melalui E-Katalog juga melonjak hampir dua kali lipat, dari Rp 83,9 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp 148,4 triliun pada tahun 2023.

Lalu Efisiensi Belanja Pemerintah. Melalui strategi konsolidasi pengadaan, Hendi berhasil menghemat belanja pemerintah hingga Rp 2,03 triliun. Efisiensi ini dicapai melalui pengadaan berbagai barang seperti laptop, alat kesehatan, dan seragam sekolah

Kemudian sinergi dengan BUMN dan Swasta. Hendi meningkatkan sinergi dengan BUMN dan pihak swasta, termasuk menggaet PT. Pertamina untuk menggunakan sistem E-Katalog dalam pengadaannya.

Hendi juga membuka layanan Call Center 24 jam melalui nomor 144 untuk meningkatkan pelayanan dan responsivitas LKPP.

Kiprah Hendi di LKPP menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi yang telah dilakukan, Hendi berhasil membawa LKPP ke arah yang lebih baik dan modern.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X