Bentrok Suku di Kenyam Papua Pegunungan, 3 Meninggal Dunia

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Rabu, 3 Juli 2024 | 04:41 WIB
Seorang warga tewas akibat bentrokan antar kelompok kembali pecah di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan (Humas Polda Papua)
Seorang warga tewas akibat bentrokan antar kelompok kembali pecah di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan (Humas Polda Papua)

Jayapura,suarapembaruan.news Bentrokan antar kelompok kembali pecah di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi pada Selasa (2/07/2024) membenarkan kejadian tersebut.

Kabid Humas mengatakan kejadian berawal pada Selasa (02/06) sekitar pukul 11.45 WIT, dua kelompok tersebut melakukan aksi saling serang di depan rumah Sekda Kabupaten Nduga.

“Tidak berselang lama terdapat 2 orang masyarakat pendatang dievakuasi setelah mendapatkan penyerangan dari kubu yang sedang bertikai,”ucap Kabid Humas.

Kabid Humas mengatakan kedua orang tersebut bernama Marianus Gery (63) selaku Pendeta Gereja Beliau yang mengalami luka bacok dileher dan jari putus dalam kondisi meninggal dunia di TKP dan Abraham Runga (51) yang mengalami luka bacok di kepala juga dalam kondisi meninggal dunia saat dirawat di RSUD Nduga.

“Aparat gabungan TNI-Polri langsung membawanya ke RSUD Kenyam guna penanganan medis lebih lanjut,” ungkapnya.

“Saat ditelusuri kembali oleh tim, terdapat 1 orang dalam keadaan meninggal dunia yang kini identitas dan penyebabnya masih diselidiki oleh Polres Nduga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Nduga AKBP V.J Parapaga mengatakan personel menyita beberapa peralatan seperti alat perang busur dan panah dari kedua kelompok.

“Saat ini sejumlah personel disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kembali bentrokan dari kedua kelompok masyarakat tersebut,” tutur Kapolres Nduga.*

 

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X