Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berkomitmen untuk menyiapkan pelayanan untuk para lanjut usia (lansia). Hal ini dilakukan karena lansia merupakan sosok yang terlibat langsung dalam pembangunan fondasi bangsa.
Menurutnya, para lansia memiliki banyak pengalaman berharga dan pengetahuan yang bisa dibagikan kepada generasi muda. Oleh sebab itu, Mbak Ita sapaan akrab Hevarita Gunaryanti Rahayu menegaskan, beberapa pelayanan sudah disiapkan agar para lansia di Kota Semarang masih bisa menjadi mentor bagi anak-anak muda. Pelayanan utama yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yakni meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi para lansia.
Baca Juga: Bangun Sinergi dengan Perguruan Tinggi, Pemprov Jateng Berharap Tingkatkan Prestasi Olahraga
Seperti layanan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC), Pendirian posyandu lansia untuk memantau kesehatan dan memberikan edukasi kesehatan bagi para lansia, serta Pembentukan Bina Keluarga Lansia (BKL) untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pembinaan keluarga.
Baca Juga: LIB Rilis Format Liga 1 Musim Depan, Begini Tanggapan Yoyok Sukawi
Kemudian penyaluran bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar para lansia. Tak hanya itu juga ada upaya peningkatan aksesibilitas bagi para lansia, seperti pembangunan infrastruktur ramah lansia dan penyediaan transportasi khusus lansia juga telah disiapkan.
“Ada pula pemberdayaan ekonomi lansia melalui pelatihan dan pendampingan usaha,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Lanjut Usia di Balai Kota Semarang, Minggu (2/6/2024).
Baca Juga: Anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu Tahun 2023 Dibubarkan
Meski berbagai upaya telah dilakukan, ia mengakui untuk mewujudkan kesejahteraan para lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Semarang saja. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan keluarga juga perlu dilakukan.
Generasi muda pun wajib menghormati dan menghargai para lansia. Mbak Ita meminta para generasi muda belajar dari pengalaman dan pengetahuan para senior mereka.
Baca Juga: 500 Kapal Nelayan Semarang Ikut Larung Sesaji, Mbak Ita: Kearifan Lokal yang Harus Dipelihara
“Bantulah mereka jika membutuhkan bantuan. Jalinlah komunikasi dan interaksi yang baik dengan para lansia. Keluarga juga memiliki peran penting dalam merawat dan menjaga para lansia. Berikan kasih sayang dan perhatian kepada mereka,” terangnya.
Di sisi lain, Mbak Ita juga berharap para lansia juga bisa menjaga kesehatan dan kebugaran. Ia berharap kegiatan seperti olahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala bisa terus dilakukan oleh para lansia.*
Artikel Terkait
Taj Yasin Apresiasi Hipprada Jateng Dukung Vaksinasi Lansia
Pemkot Bengkulu Genjot Capaian Vaksinasi Terhadap Lansia
Menag Yaqult: Arab Saudi Rancang Kuota Haji Bagi Lansia, Dan Penambahan Kuota 2023
Kemenag Matangkan Program Ramah Lansia dan Mitigasi Risiko Haji 2024
Mabuk Miras, Pemuda di Purworejo Menabrak Lansia Hingga Tewas