Kendaraan Masuk Jawa Timur 22 522, ke luar Jatim 50.054 Unit

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Senin, 8 April 2024 | 20:32 WIB
Forkopimda Jatim meninjau Pos Terpadu Mantingan dan Pos Pelayanan Mudik di Ngawi, Senin (8/4/2024) - Ist
Forkopimda Jatim meninjau Pos Terpadu Mantingan dan Pos Pelayanan Mudik di Ngawi, Senin (8/4/2024) - Ist

Surabayasuarapenbaruan.news - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, puncak mudik Lebaran 2024, tercatat sebanyak 29.520 kendaraan masuk ke provinsi ini, melalui jalur darat, laut maupun udara.

Berdasarkan update data, kendaraan yang masuk ke Jatim terkait mudik Lebaran, per 7 April tercatat 22.522 unit. Sedangkan kendaraan ke luar sebanyak 50.054 unit.

“Alhamdulillah di Jatim tidak ada simbol-simbol kepadatan. Karena memang lebih banyak kendaraan yang ke luar dibanding masuk,” kata Imam.

Sementara untuk masyarakat yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak tercatat 46.000 dan yang ke luar ada 4.000.

Sedangkan jumlah masyarakat yang masuk melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo, sebanyak 1.411 dan yang ke luar tercatat 1.086.

Masyarakat yang masuk melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, 195.813 orang dan ke luar sebanyak 90.684 orang.

“Selain itu, pada tahun ini tren kecelakaan lalu lintas berkurang 42% dari tahun 2023,” katanya, saat melakukan peninjauan arus mudik di Pos Terpadu Mantingan dan Pos Pelayanan Mudik di Rest Area 575 A Kabupaten Ngawi, Senin (8/4/2024).

Peninjauan dilakukan bersama Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Pangdam V Brawijaya Mayjen Rafael Granada Baay, Panglima Koarmada II Surabaya Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Menurut Kapolda, ruas Tol Solo-Ngawi ini memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Sebab, beberapa hari yang lalu telah terjadi kecelakaan di KM 572 dan 574 dari arah Jawa Tengah.

“Kita telah lakukan upaya-upaya pencegahan seperti usulan penambahan speed reduce, pita kejut dan lampu strobo agar pengendara yang pada fase microsleeping bisa beristirahat terlebih dahulu,” tandasnya.

Jamin kenyamanan Pemudik

Sementara itu, Gubernur Adhy, menyampaikan pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Keamanan tersebut diwujudkan dengan adanya Pos Pelayanan Mudik di berbagai titik yang personelnya merupakan gabungan dari elemen strategis di Jatim.

Pos Terpadu Mantingan yang berada di daerah ujung perbatasan antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai layanan kesehatan, mushola, area parkir yang luas, ruang laktasi atau menyusui, ruang istirahat, sampai adanya petugas terapis dan refleksi.

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X