Pj Gubernur Berangkatkan 96 Bus Mudik Bareng Gratis
Surabaya, suarapembaruan.news – Penjabat (Pj) Jawa Timur, Adhy Karyono, meminta para pemilik wisata menyiapkan mitigasi dan meningkatkan kewaspadaan pada libur Lebaran ini.
Pusat kemacetan sektor wisata di Jatim, diprediksi terjadi di Malang, Batu, kawasan Bromo Tengger Semeru, dan Banyuwangi.
"Yang paling penting tentu peralatan keamanannya. Yang kedua perbanyak pelayanan kesehatan. Dari pemerintah pasti memang menyediakan. Tapi kami mohon pemilik wisata juga mengadakan," pesan Adhy saat melepas mudik bareng gratis depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur, Jalan A. Yani Surabaya, Minggu (7/4/2024).
Rute Mudik Gratis
Dalam mudik bareng gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, memberangkatkan 96 bus dengan total 3.840 penumpang.
Ada pun rute mudik gratis kali ini dari Kota Surabaya menuju Madiun dengan 8 bus, Surabaya - Magetan 10 bus, Surabaya - Ponorogo 17 bus, Surabaya - Nganjuk (via arteri) 3 bus, Surabaya - Tulungagung 3 bus, Surabaya - Blitar (via Pare) 1 bus, Surabaya - Trenggalek 8 bus, Surabaya - Pacitan 13 bus, Surabaya - Jember 5 bus, Surabaya - Malang - Blitar 2 bus, dan Surabaya - Banyuwangi (via Jember) 8 bus.
Kemudian, Surabaya - Banyuwangi (via Situbondo) sehanyak 4 bus, Surabaya - Ngawi 8 bus, Surabaya - Tuban 1 bus, Surabaya - Sumenep 2 bus, serta Surabaya - Bojonegoro 2 bus.
Pemberangkatan bus dilakukan dengan pengibasan bendera oleh Pj. Gubernur Adhy didampingi Pj.Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Jatim Nyono, serta Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur Tamrin Silalahi.
Menurut Adhy, program Mudik dan Balik Gratis ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi Pemprov Jatim. Masyarakat antusias dengan program ini, sehingga membuat pemerintah ingin terus meningkatkan jumlah armada bus yang ada.
"Kami bangga bisa menyelenggarakan mudik gratis ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat. Meski demikian kami merasa kurang karena animo masyarakat sangat tinggi. Seperti mudik gratis diberangkatkan dari Jakarta yang awalnya 23 bus, ternyata tambah lagi 27," ujarnya.
Hal ini, akan menjadi evaluasi untuk tahun depan. Maka, ia pun berharap akan ada partisipasi dan sinergitas dari lapisan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (SPnews/TK)
Artikel Terkait
Kemenag dan Kemenhaj Saudi Cek Kesiapan Layanan Fast Track Haji di Bandara Surabaya dan Solo
Nikmati Libur Lebaran dengan Nuansa Kreativitas Budaya di Candi Prambanan
Tarif Bus AKDP dan AKAP di Bengkulu Selama Berlangsung Angkutan Lebaran Alami Kenaikan
Pemprov Jatim Siagakan Ratusan Fasyankes untuk Pemudik
Kota Semarang Siap Sambut Mudik Lebaran, Buka Pelayanan 24 Jam