Operasi SAR Pencarian Korban Kapal Yuiee Jaya II Dihentikan

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Kamis, 21 Maret 2024 | 22:08 WIB
Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar menandatangani berita acara serah terima korban selamat kepada pemerintah Kabupatren Selayar kemudian dilanjutkan dengan penutupan operasi SAR. (ft Is
Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar menandatangani berita acara serah terima korban selamat kepada pemerintah Kabupatren Selayar kemudian dilanjutkan dengan penutupan operasi SAR. (ft Is

Selayar-Suarapembaruan.news. Operasi SAR untuk pencarian terhadap korban kapal penangkap ikan Yuiee Jaya II yang hilang di sekitar perairan Kabupaten Selayar, dihentikan Kamis, 21 Maret 2024  setelah operasi itu berlangsung selama10 hari.

Kapal Yuiee Jaya II dengan rute Jakarta - Lombok (NTB) merupakan kapal penangkap ikan dengan 35 ABK, terdampak cuaca ekstrem hingga tenggelam sekitar 52 Nautical Mile dari Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (09/03/2024) dini hari.

Musibah ini baru diketahui pada Senin (11/3/2024) setelah dua ABK kapal tersebut ditemukan nelayan terdampar di Pulau Jampea di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Saat itu juga dilakukan pencarian korban dan hingga operassi pencarian ditutup telah ditemukan 12 orang selamat, 4 orang meninggal dunia dan 18 orang dinyatakan hilang.

"Setelah melaksanakan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal dengan nama kapal Yuiee Jaya II selama tujuh hari sesuai dengan SOP Basarnas dan telah dilakukan penambahan tiga hari, dan hari ini adalah hari kesepuluh, maka operasi SAR kami nyatakan untuk dihentikan dan ditutup," kata Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Mexianus menambahkan bahwa pihak Basarnas telah menginformasikan kepada Vessel Traffic Service (VTS) atau sistem monitoring lalu-lintas pelayaran Makassar, Stasiun Radio Pantai (SROP) Makassar, dan MATS Sultan Hasanuddin untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal atau pesawat yang melintasi Perairan Selayar dan sekitarnya jika mengetahui, melihat dan atau menemukan korban dapat menghubungi pihak Basarnas.

"Petang ini, atas kesepakatan bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar beserta seluruh unsur yang terlibat, telah dilakukan penandatangan berita acara serah terima korban selamat kepada pemerintah setempat, kemudian dilanjutkan dengan penutupan operasi SAR bersama dengan seluruh potensi SAR yang terlibat," jelas Mexianus. (SP,news/MK Said)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X