Bengkulu,suarapembaruan.news- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso mengungkapkan kondisi jalan jalur mudik yang menghubungkan sejumlah kota di daerah ini dalam kondisi 64 persen mantap.
"Kondisi jalan jalur mudik Lebaran 2024 Hijriyah yang menghubungkan beberapa kota di Provinsi Bengkulu, sekitar 64 persen dalam kondisi mantap. Artinya jalan-jalan yang akan dilewati kendaraan angkutan lebaran dalam kondisi baik dan lancar," kata Tejo Suroso menjawab pertanyaan suarapembaruan.news, di Bengkulu, Senin (18/3/2024).
Ia mengatakan, sedangkan 36 persen lagi jalur mudik dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat. Kondisi jalan rusak ringat, sedang dan berat iini merupakan jalan provinsi, tersebar di kabupaten di Provinsi Bengkulu.
Meski demikian, jalan tersebut dapat dilewati oleh kendaraan angkutan mudik lebaran, dan kendaraan pribadi yang akan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah mendatang.Alasanya, tingkat kerusakan jalan tersebut, tidak terlalu parah.
Untuk jalur mudik wilayah Utara dan Selatan tidak ada masalah, karena kondisi jalan provinsi dalam kondisi baik. Hanya saja untuk jalur utara, di daerah Kecamatan Padang Jaya hingga Kecamatan Padang Jaya ada beberapa kilometer badan jalan belum di hotmix.
Namun, jalan tersebut aman untuk dilalui kendaraan angkutan lebaran dari Kota Bengkulu menuju Kabupaten Lebong dan sebalik pada arus mudik nanti. "Yang jelas, seluruh jalan provinsi yang ada di Bengkulu, kita pastikan aman untuk lewati saat menjelang Idulfitri nanti," ujarnya.
Namun, Tejo tidak merinci total panjang jalan provinsi di Bengkulu. "Yang jelas, kondisi jalan provinsi dalam keadaan mantap sekitar 64 persen dan sisanya 36 persen dalam kondisi rusak ringat, sedang dan berat," ujarnya.
Jalan provinsi yang rusak itu, tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu. Pemprov Bengkulu melalui Dinas PUPR setempat, terus berupaya melakukan perbaikan jalan rusak baik ringan, berat maupun sedang.
Diupayakan pada akhir Desember 2024 ini, jalan-jalan provinsi yang rusak sudah dapat di atasi atau diperbaiki menggunakan dana APBD Provinsi Bengkulu dan dana Inpres dari Pemerintah Pusat.
Tejo mengaku dana Inpres yang dikucurkan Pemerintah Pusat ke Provinsi Bengkulu sangat membantu sekali Pemprov Bengkulu menangani jalan-jalan provinsi yang rusak. Hal yang sama juga dirasakan pemkab dan pemkot di Bengkulu.
"Kita berterima kasih sekali ada bantuan dana Inpres dari Pemerintah Pusat ke Bengkulu, sehingga jalan provinsi rusak tidak terkaver dari dana APBD dapat ditangani dana Inpres. Tahun ini, Dinas PUPR Bengkulu mendapat alokasi dana Inpres perbaikan jalan mencapai puluhan miliar," ujarnya.
Dana Inpres ini, katanya akan dimanfaatkan untuk perbaikan jalan provinsi yang berada di kabupaten dan kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu.
"Ada beberapa paket jalan provinsi kini sedang dilakukan tender uuntuk mendapatkan rekanan yang akan mengerjakan proyek tersebut. Mudah-mudahan setelah lebaran tendernya selesai dan jalan rusak sudah dapat dilakukan perbaikan," ujarnya.
Namun, Tejo tidak merinci paket jalan rusak yang sedang dilakukan tender untuk diperbaiki dalam waktu dekat. "Yang jelas, ada beberapa paket proyek kini sedang kita lakukan tender, Insya Allah sudah lebaran perbaikan jalan tersebut dapat kita realisasikan," tambahnya.
Khusus jalur mudik yang menghubungan beberapa kota di Sumatera dan Jawa tidak ada masalah, karena kondisi jalan nasional di Provinsi Bengkulu dalam keadaan mantap. Demikian juga jalan lintas barat Bengkulu yang menghubungkan Bengkulu-Sumbar dan Bengkulu-Lampung dalam kondisi baik.