Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Sedikitnya 250 bangunan semi permanen hangus dilalap api dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut.
Musibah itu menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga yang kini kehilangan tempat tinggal. Video detik-detik kebakaran yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kobaran api dengan cepat melahap deretan rumah di kawasan padat penduduk tersebut.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengatakan sebanyak 620 jiwa dari 330 kepala keluarga terdampak dalam kejadian tersebut.
“Terdapat kurang lebih 620 jiwa yang kehilangan tempat tinggal,” ujar Syarifudin saat meninjau lokasi kebakaran di Kemayoran, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, korban terdampak berasal dari RT 12 hingga RT 16 RW 04 dengan jumlah sekitar 500 jiwa. Sementara itu, warga di RT 01 hingga RT 03 RW 05 Kelurahan Kebon Kosong yang terdampak mencapai sekitar 120 jiwa.
Evakuasi Terkendala Akses Sempit
Syarifudin mengungkapkan proses pemadaman sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain banyak warga yang berkerumun menyaksikan kebakaran, petugas juga kesulitan menjangkau titik api karena akses permukiman yang sempit.
“Sebagian penghuni juga berhamburan untuk menyelamatkan harta bendanya masing-masing,” katanya.
Akibat kondisi tersebut, proses pengendalian api membutuhkan waktu cukup lama. Dinas Gulkarmat menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 21.05 WIB.
Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 175 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
“Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.00 WIB dan petugas bisa melokalisir api pada pukul 23.30 WIB. Sedangkan operasi pemadaman selesai pukul 04.15 WIB,” jelasnya.
Korban Mengungsi di Lapangan Yusuf Hamka
Pasca kebakaran, para korban sementara ditempatkan di lokasi pengungsian yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Lapangan Yusuf Hamka.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Kemayoran.
Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.
“Kita sudah menyiapkan posko di Lapangan Yusuf Hamka ini,” kata Rano.
Ia menambahkan, pemerintah juga menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, hingga dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak kebakaran.
Artikel Terkait
Tiga Nyawa Melayang, Dua Terluka Akibat Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora
Antisipasi Kebakaran Pasar, Pedagang di Kota Bengkulu Diimbau Tak Bakar Sampah
Korban Kebakaran di Kelurahan Watang Soreang dapat Bantuan Tanggap Darurat Pertamina
SPBU Tritura di Tana Toraja Kembali Beroperasi Setelah Terhenti Akibat Insiden Kebakaran
Ledakan Malam Hari Picu Kebakaran Hebat, 4 Ruang Kelas SD YPK Metanoia Dekai Hangus Terbakar