Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Perbincangan soal penghematan energi kembali ramai di media sosial setelah imbauan dari Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjadi sorotan publik. Ajakan untuk menggunakan energi secara bijak muncul di tengah kekhawatiran dampak krisis global akibat konflik di Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Bahlil mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan energi secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga ketahanan energi nasional, termasuk dalam penggunaan bahan bakar dan gas rumah tangga.
Salah satu contoh yang disorot adalah kebiasaan sederhana saat memasak menggunakan LPG. Bahlil mengingatkan agar masyarakat tidak membiarkan kompor tetap menyala ketika masakan sudah matang, karena hal tersebut dapat memicu pemborosan energi.
Imbauan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mulai menyoroti kebiasaan sehari-hari yang selama ini dianggap sepele, namun berdampak pada konsumsi energi.
Salah satu respons datang dari kreator konten Alfonshin Bayora atau Alfon. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia membagikan pengalaman yang menggambarkan kebiasaan kurang efisien saat memasak.
Dalam video tersebut, Alfon memperlihatkan kompor yang tetap menyala setelah digunakan, sementara dirinya melakukan aktivitas lain seperti mencuci piring hingga beristirahat. Ia menyebut kebiasaan tersebut sebagai hal yang sebelumnya tidak disadari.
Namun setelah imbauan dari Menteri Bahlil, Alfon mengaku mulai mengubah perilakunya. Ia kini memastikan kompor dimatikan segera setelah masakan matang, bahkan beberapa detik sebelumnya untuk menghindari pemborosan gas.
Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian luas dan mendapat respons positif dari pengguna media sosial. Banyak warganet yang merasa tersadarkan bahwa kebiasaan kecil di dapur ternyata berpengaruh besar terhadap penggunaan energi secara keseluruhan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa edukasi sederhana dari pemerintah dapat berdampak nyata jika direspons dengan baik oleh masyarakat. Perubahan perilaku kecil, seperti mematikan kompor tepat waktu, menjadi langkah awal dalam mendukung efisiensi energi di tingkat rumah tangga.
Dengan meningkatnya kesadaran publik, diharapkan upaya penghematan energi tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait
Adu Argumen Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil Soal Subsidi LPG 3 Kg
Bahlil Ungkap Keberhasilan Biodiesel Tekan Impor Solar, Siap Terapkan Etanol untuk Bensin
Satgas Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina Pantau Kesiapan SPBU dan Pangkalan LPG di Makassar
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Jamin Stok Energi Aman Jelang Idulfitri 1447 H, Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM dan LPG
Jelang Lebaran, Pertamina Jateng-DIY Gelontorkan 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Tambahan