Semarang, SUARA PEMBARUAN - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang melakukan penyekatan terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih sebagai bagian dari pengamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat Candi 2026.
Penyekatan dilakukan pada Jumat (13/3/2026) di sejumlah titik strategis di Semarang guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kegiatan pertama dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WIB di depan Terminal Mangkang. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyekat kendaraan sumbu tiga yang datang dari arah barat, yakni wilayah Kendal, dan mengarahkan kendaraan tersebut untuk putar balik kembali ke arah Kendal.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama menuju Kota Semarang yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan menjelang Lebaran.
Selain di wilayah barat kota, penyekatan juga dilakukan di kawasan perbatasan Mranggen, Demak. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Urai Polsek Pedurungan yang tergabung dalam Satgas Operasi Ketupat Candi 2026.
Kasatlantas Polrestabes Semarang, Yunaldi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Berdasarkan SKB Tiga Menteri, kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih dilarang melintas di jalan tol maupun jalur arteri mulai tanggal 13 hingga 29 Maret 2026. Namun terdapat pengecualian bagi kendaraan yang mengangkut BBM atau migas, sembako, pupuk, pakan ternak, serta perlengkapan penanganan bencana alam,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, mengatakan pembatasan kendaraan berat merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
“Pembatasan kendaraan sumbu tiga atau lebih ini dilakukan untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di jalur utama. Kami mengimbau pengemudi kendaraan berat agar mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah terus mengoptimalkan pengamanan serta pengaturan lalu lintas guna memastikan perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Artikel Terkait
Aksi Heroik di Tanjakan Depok! Fortuner Putih Hadang Truk Overload yang Meluncur Mundur
Pemkab Bengkulu Tengah Programkan Penambahan Armada Truk Angkutan Sampah
Truk Mengular di Merak–Bakauheni, Pengusaha Ferry Soroti Minimnya Dermaga dan Infrastruktur Pelabuhan
Mudik Lebaran 2026, Pertamina Tambah Stok Energi hingga 20 Persen di Jateng
Mudik Lebaran 2026 Makin Canggih, Polda Jateng Hadirkan TAC dan Chat AI