Tuduhan Es Gabus Spons Tak Terbukti, Sudrajat Kini Banjir Bantuan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:51 WIB
[14.30, 28/1/2026] +62 821-1540-4091: Contoh Judul: - Di Tengah Evakuasi Korban Longsor Cisarua, Ada Abah sang Pawang Hujan dengan Ritualnya untuk Merayu Langit Biar Cerah - Bencana Longsor Melanda Ci
[14.30, 28/1/2026] +62 821-1540-4091: Contoh Judul: - Di Tengah Evakuasi Korban Longsor Cisarua, Ada Abah sang Pawang Hujan dengan Ritualnya untuk Merayu Langit Biar Cerah - Bencana Longsor Melanda Ci

 



Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Perbincangan warganet soal pedagang es jadul yang dituding memakai bahan spons akhirnya menemukan titik terang. Kepolisian memastikan es gabus yang dijual Sudrajat aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.

Produk es jadul milik Sudrajat, pedagang asal Kemayoran, Jakarta Pusat, dinyatakan bebas dari kandungan polyurethane foam (PU foam) maupun material busa kasur dan spons cuci yang sebelumnya dikhawatirkan publik.

Pasca viralnya kasus tersebut, kediaman Sudrajat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, didatangi perwakilan Bupati Bogor. Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Rabu, 28 Januari 2026, terlihat Sudrajat menerima sejumlah bantuan.

Disebutkan, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat simbolis. Rumah Sudrajat yang tak layak huni akan direnovasi, ia juga didaftarkan sebagai penerima BPJS PBI. Selain itu, anaknya yang sempat putus sekolah dipastikan dapat kembali melanjutkan pendidikan.

Kisah ini pun menuai simpati luas. Banyak warganet menilai peristiwa yang dialami Sudrajat menjadi pengingat bahwa kejujuran pada akhirnya akan menemukan jalannya.

Polisi Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permintaan Maaf

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Aiptu Ikhwan Mulyadi, mengakui kesalahan setelah sempat menuduh Sudrajat menggunakan bahan spons. Permintaan maaf disampaikan melalui video di akun Instagram @polresmetrojakartapusat pada Selasa, 27 Januari 2026.

Ikhwan menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan warga yang khawatir akan keamanan makanan. Namun, ia mengakui telah terburu-buru mengambil kesimpulan tanpa menunggu hasil uji laboratorium.

“Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf, khususnya kepada Bapak Sudrajat yang terdampak langsung,” ujarnya.

Hasil Pemeriksaan: Es Gabus Layak Konsumsi

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan Tim Dokkes dan Dokpol Polda Metro Jaya menyatakan seluruh sampel makanan yang dijual Sudrajat aman dikonsumsi.

Pemeriksaan dilakukan menyeluruh terhadap es gabus, es kue, agar-agar, dan cokelat meses, menyusul laporan dugaan penggunaan bahan berbahaya pada Sabtu, 24 Januari 2026. Hasilnya, tudingan tersebut tidak terbukti.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X