Jayapura, Suarapembaruan – Polda Papua kembali mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Provinsi Papua untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di awal tahun 2026 ini. Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terus terjadi di berbagai wilayah Papua, termasuk Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, serta daerah pesisir.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa masyarakat diharapkan secara rutin memantau informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba. "Kami mengajak seluruh warga Papua untuk tetap tenang namun selalu siaga. Saat hujan deras mengguyur, hindari aktivitas di luar ruangan yang tidak terlalu mendesak, terutama di area rawan," kata Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Minggu malam.
Ia menambahkan, wilayah pesisir perlu ekstra hati-hati terhadap ancaman gelombang tinggi dan pasang air laut (rob) yang dapat mengganggu aktivitas nelayan serta transportasi laut. Sementara itu, bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai, dataran rendah, serta kawasan perbukitan dan pegunungan, diimbau untuk mewaspadai risiko banjir bandang serta tanah longsor yang sering dipicu oleh hujan berkepanjangan.
"Polda Papua bersama jajarannya terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan bencana, menyiagakan personel, dan berkoordinasi ketat dengan instansi terkait seperti BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," tambahnya.
Menurut data BMKG, peningkatan curah hujan pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026 berada pada kategori menengah hingga tinggi di sebagian besar wilayah Papua, dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah. Hal ini sejalan dengan kondisi musim hujan puncak yang masih memengaruhi wilayah timur Indonesia.
Polda Papua mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke pos polisi terdekat, call center 110, atau instansi berwenang jika menemukan tanda-tanda bahaya atau terjadi kejadian darurat akibat cuaca buruk. "Tetap update informasi cuaca melalui sumber resmi, dan jangan ragu untuk saling mengingatkan sesama warga demi keamanan bersama," tutup Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.*