Firman Soebagyo Ajak Sambut Tahun Baru dengan Empati, Bukan Euforia

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 29 Desember 2025 | 17:50 WIB
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo (instagram )
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo (instagram )

 

Ajakan ini disampaikannya menyusul duka mendalam akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, terutama Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Saat ditemui wartawan di sela kegiatan reses di daerah pemilihannya, Firman menekankan bahwa momentum tahun baru semestinya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, melainkan juga sebagai waktu refleksi dan penguatan solidaritas sosial.Baca Juga: Senyum Anak Panti Asuhan Kendari di HUT ke-68 Pertamina

Ia menilai perayaan berlebihan menjadi kurang pantas ketika banyak warga masih bergulat dengan dampak bencana. Menurutnya, doa bersama dan renungan jauh lebih mencerminkan sikap bijak serta beradab di tengah situasi keprihatinan nasional.

Firman juga mengingatkan bahwa para korban masih membutuhkan bantuan nyata, mulai dari logistik, pelayanan kesehatan, hingga dukungan moral. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menahan euforia dan mengalihkan energi pada aksi kemanusiaan.Baca Juga: Ribuan Warga Hadiri Malam Berbinar di Halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengah

Politisi senior Partai Golkar ini menegaskan, bencana alam menjadi pengingat bahwa risiko dapat menimpa siapa saja dan di mana saja. Solidaritas nasional, kata dia, harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama.

Dalam konteks tersebut, Firman mendorong pemerintah, khususnya Presiden, untuk mengeluarkan imbauan resmi agar perayaan tahun baru dilakukan secara sederhana. Ia menilai arahan tersebut penting sebagai pesan moral agar empati dan kepedulian menjadi sikap kolektif bangsa.Baca Juga: Karintina Bengkulu Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan dan Ikan di Pelabuhan Pulau Baai

Menurut Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini, imbauan tersebut bukan untuk membatasi kebebasan masyarakat, melainkan menegaskan nilai gotong royong dan kemanusiaan sebagai jati diri Indonesia.

Firman berharap, pergantian tahun kali ini dapat menjadi momentum refleksi nasional, di mana masyarakat tidak hanya menatap masa depan, tetapi juga saling menguatkan dan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.*Baca Juga: PMI Kirim Puluhan Alat Berat dan Ribuan Ton Barang di Kapal Kemanusiaan Gelombang Kedua ke Aceh dan Sumatera Utara



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X