Penumpang Trigana Air Kecewa Berat: Tunggu 2 Hari Tanpa Kepastian, Sarankan Maskapai Lain Masuk Papua Pegunungan

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Kamis, 18 Desember 2025 | 06:41 WIB
Kekecewaan mendalam dirasakan sejumlah penumpang maskapai Trigana Air akibat keterlambatan dan pembatalan penerbangan yang berlarut-larut. (Istimewa)
Kekecewaan mendalam dirasakan sejumlah penumpang maskapai Trigana Air akibat keterlambatan dan pembatalan penerbangan yang berlarut-larut. (Istimewa)

Jayapura, SUARAPEMBARUAN – Kekecewaan mendalam dirasakan sejumlah penumpang maskapai Trigana Air akibat keterlambatan dan pembatalan penerbangan yang berlarut-larut. Mereka mengeluhkan minimnya informasi serta respons dari pihak maskapai, yang membuat mereka terlantar berjam-jam hingga berhari-hari di bandara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para penumpang terpaksa menunggu di ruang tunggu Bandara Sentani, Jayapura, tanpa kejelasan mengenai jadwal keberangkatan. Hal ini semakin menyulitkan bagi penumpang yang memiliki urusan mendesak di tujuan, terutama Wamena, Papua Pegunungan.

Keterlambatan sering kali disebabkan oleh faktor cuaca yang membuat pesawat gagal mendarat, sehingga harus kembali ke Jayapura. Namun, penumpang mengkritik kurangnya penjelasan detail dari petugas, estimasi waktu yang sering berubah, serta tidak adanya fasilitas pendukung seperti penginapan saat penerbangan dibatalkan.

Salah satu penumpang yang menyuarakan kekecewaan adalah Melisa Tabo, anggota Komisi II DPRP Papua Pegunungan. Ia menceritakan pengalamannya naik flight keempat yang akhirnya kembali ke Sentani karena cuaca buruk di Wamena.

"Sesampai di Bandara Sentani, kami tidak mendapat penjelasan memadai dari Trigana Air, apalagi fasilitas penginapan. Katanya besok kami akan diprioritaskan sebelum flight pertama, tapi kenyataannya dibatalkan lagi, sementara flight lain sudah berangkat duluan," keluh Melisa, Kamis pagi

Ia menambahkan, Trigana Air saat ini mendominasi rute di Papua Pegunungan, tetapi pelayanan seperti ini sangat mengecewakan, terutama menjelang Natal.

"Kami menunggu lama tanpa informasi jelas. Jika pelayanan tetap begini, lebih baik izinkan maskapai lain masuk untuk melayani masyarakat di sini," tegasnya.

Keluhan serupa datang dari penumpang lain, Tri Wanimbo, yang mengaku sudah menunggu sejak kemarin tanpa kejelasan kapan bisa berangkat. Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan besar, khususnya bagi penumpang dengan anak kecil atau lansia.

Hingga kini, pihak Trigana Air belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan para penumpang. Mereka diharapkan segera meningkatkan transparansi informasi, responsivitas layanan pelanggan, serta kompensasi yang layak untuk menjaga kenyamanan dan kepercayaan masyarakat Papua Pegunungan yang sangat bergantung pada transportasi udara.

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X