PMI Fokuskan Operasi Pembersihan Pascabanjir, Pengungsi Diharapkan Segera Kembali ke Rumah

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Rabu, 17 Desember 2025 | 11:49 WIB
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan PMI targetkan pembersihan dampak banjir agar para pengungsi dapat segera kembali ke rumah masing-masing dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan. (Ist)
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan PMI targetkan pembersihan dampak banjir agar para pengungsi dapat segera kembali ke rumah masing-masing dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan. (Ist)

NGAWI — SUARA PEMBARUAN - Palang Merah Indonesia (PMI) akan memfokuskan operasi pembersihan wilayah terdampak banjir mulai Januari mendatang. Langkah ini dinilai penting agar para pengungsi dapat segera kembali ke rumah masing-masing dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan.Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla usai melantik Imam Utomo sebagai Ketua PMI Jawa Timur Masa Bhakti 2025-2030 di Halaman Benteng Van Den Bosch, Ngawi, Jawa Timur.rabu (17/12/2025)

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan bahwa relawan PMI telah bekerja sejak awal bencana, mulai dari operasi penyelamatan hingga penyaluran bantuan logistik berupa makanan, pakaian, obat-obatan, dan layanan air bersih.

“Relawan PMI sudah bekerja sejak awal, baik penyelamatan maupun memberikan logistik, makanan, pakaian, obat-obatan, dan sekarang operasi besar air bersih,” ujar Jusuf Kalla

Menurutnya, saat ini kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian sudah tercukupi. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah proses pembersihan material sisa banjir yang menghambat akses warga ke rumah mereka.

“Masalah intinya sekarang ini pembersihan. Makanan sudah oke, pakaian sudah oke, tapi rumah-rumah masih tertutup material,” katanya.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kerusakan akibat banjir tidak selalu disebabkan oleh genangan air, melainkan oleh material kayu besar yang terbawa arus sungai dan menghantam bangunan serta infrastruktur.

“Bukan banjirnya yang menyebabkan kerusakan besar, tetapi kayu-kayu besar yang mengalir, menghantam jembatan, rumah, bahkan masjid,” ujarnya.

Ia memperkirakan proses pembersihan dapat memakan waktu hingga tiga bulan sebelum warga benar-benar dapat kembali ke rumah dan memulai kembali kehidupan normal.

PMI, lanjut Jusuf Kalla, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memastikan proses pembersihan dan pemulihan berjalan aman . (SP.news)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X