Pelaku Penembak Pesawat Wings Air Ditangkap, Kontak Tembak Terjadi Satu Anggota KSTP Tewas

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Kamis, 22 Februari 2024 | 18:09 WIB
Pasukan TNI berhasil menangkap dua anggota KSTP (Kogabwilhan III )
Pasukan TNI berhasil menangkap dua anggota KSTP (Kogabwilhan III )

Yahukimo,suarapembaruan.news – Insiden penembakan Pesawat Maskapai Wings Air di Bandara Nop Goliath Dekai Yahukimo, pasukan TNI terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengejaran Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) wilayah Yahukimo yang melaksanakan kekacauan. Kali ini upaya TNI tersebut telah berhasil menembak mati satu orang KSTP dan menangkap dua orang lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard T.H Tampubolon, S.H., M.M., dalam keterangannya yg disampaikan melalui Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa, Kamis (22/2/2024).

Satgas Marinir jajarannya yang melakukan pemantuan dan pengejaran terhadap Kelompok Bersenjata  Pasca Kelompok Bersenjata tersebuat melakukan penembakkan terhadap pesawat Wings Air .

Dalam kontak tembak tersebut berhasil dilumpuhkan 1 KSTP Meninggal dunia dan 2 orang berjasil ditangkap saat akan melarikan diri.

“Pasukan TNI Satgas Yonif 7 Marinir pimpinan Mayor Mar Harionon yang sedang melaksanakan pengamatan di area asal penembakan pesawat Wings Air seputar Sungai Braza, terjadi kontak tembak dengan KSTP, satu orang KSTP tewas, dua orang KSTP tertangkap hidup,”ujar Kapen Kogabwilhan  III.

“Keterangan dari Tim yang di lapangan, KSTP sejumlah 10 orang dengan satu pucuk senjata yang terlihat, Ketika terjadi kontak tembak mereka berhamburan lari menyelamatkan diri termasuk senjatanya, kita akan terus lakukan pengejaran untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan khususnya keamanan saat operasional penerbangan di areal bandara tersebut ,”tambahnya.

Kontak Tembak

Sementara itu dalam waktu hampir bersamaan sekitar pukul 11.00 WIT juga terjadi kontak tembak Satgas Yonif 411/Pdw dengan KSTP di Wilayah Distrik Paro Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan.

“Iya di tempat berbeda di Paro Nduga juga terjadi kontak tembak antara personel Satgas Yonif 411/Pdw Pos Paro yang sedang melaksanakan Ambush dengan KSTP yang berjumlah 5 orang, dilaporkan satu KSTP terkena tembakan, namun berhasil ditarik dan dibawa lari oleh KSTP lainnya,”tambahnya.*

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X