Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan, pihaknya menerapkan semangat pembangunan tahun 2024 dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Artinya, tetap menjaga kelestarian sumber daya alam dan kualitas lingkungan hidup, sehingga dapat dinikmati generasi yang akan datang.
"Saya juga memberikan masukan ke temen-temen (OPD-red). Kalau membangun itu ya kabeh (semua-red). Jangan hanya bangunan dulu, setelah itu baru tamannya tahun ini, tahun depan pagarnya. Kalau bisa semuanya langsung," kata Mbak Ita, usai Peresmian Hasil Kegiatan OPD Tahun 2023 sekaligus Pembukaan Peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Semarang, Jumat (2/2).
Peresmian hasil kegiatan OPD dilakukan secara simbolis dengan melepas burung merpati.
"Ini semua harus dituntaskan, saya gak mau kalau masih ada pekerjaan rumah. Intinya saya ingin menuntaskan 2024 ini dengan pekerjaan yang baik," imbuh Mbak Ita.
Mbak Ita mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil menyelesaikan proyek-proyek pembangunan yang pelaksanaanya berlangsung selama tahun 2023.
"Hasil pembangunan 2023 ini kan ada sebagian besar infrastruktrur. Seperti pembangunan jembatan Bendo Sukorejo Semarang, RSUD Tipe D Mijen, taman dan lain sebagainya," ujar Mbak Ita.
Beberapa pembangunan di 2023 seperti rekonstruksi jembatan Bendosari, pembangunan gedung baru SMPN 16 Semarang, pembangunan IGD Terpadu Tahap 2 dan pengerjaan Gedung 12 lantai tahap 1 RSUD KRMT Wongsonegoro, pembangunan jalan tembus Jangli-Undip, RSUD Tipe D Mijen, rehabilitasi beberapa kelurahan dan sebagainya.
"Kita akan konsen ke (pembangunan lanjutan-red) RSWN. RSUD Tipe D Mijen sudah bisa dioperasikan tinggal mengisi ruangan dengan perlengkapan dari bekas (karantina-red) Covid," pungkasnya. (SPnews/STH)