AJI - WCS Gelar Workshop Lingkungan dan Satwa

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Minggu, 26 November 2023 | 05:42 WIB


Suarapembaruan.news, BANDA ACEH - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh dan WildLife Conservation Society (WCS) Indonesia menggelar workshop bertema, guna memperkuat peran media dalam mendukung perlindungan habitat dan mitigasi konflik manusia dan satwa liar di Aceh.


-

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu – Minggu 25-26 November 2023 bertempat di Hotel Hip Hop, Banda Aceh yang dikuti sejumlah wartawan media cetak dan elektronik serta online.



Panitia menghadirkan narasumber antara lain Rinaldo, S.Hut, M.Si mewakili Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unsyiah Teuku Reza Alza, M.Sc, Ph.D, Ahmad Arief Anggota Bidang Pendidikan AJI Indonesia yang juga jurnalis Harian Kompas untuk hari pertama.



Sedangkan pada hari kedua akan hadir narasumber mewakili Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA), Dwi Adhari Anugrah dari WCS Indonesia serta Dandy Laksono jurnalis Indonesia Biru.
Program Manager WCS Indonesia, Ina Nisrina, mengatakan workshop tersebut merupakan salah satu bentuk kolaborasi WCS dengan jurnalis terkait isu lingkungan dan satwa.


Melalui kegiatan tersebut diharapkan peran serta jurnalis dalam memberitakan lingkungan dan satwa akan lebih mendalam.



Ia menambahkan, manusia, lingkungan dan satwa merupakan komponen yang tidak bisa terpisahkan. Artinya, komponen ini saling memiliki keterkaitan yang tentu saja dalam keterkaitan tersebut tidak tertutup pula terjadinya unsur negatif dan positif. Sehingga dikenal pula istilah “konflik manusia dan satwa dan lainnya”.



Melalui workshop tersebut, ina berharap kepada para jurnalis ketika mengangkat pemberitaan nantinya akan lebih mengetahui lembaga mana saja yang memiliki data-data tersebut.


“Kami berterimakasih kepada teman-teman AJI Banda Aceh yang sudah menfasilitasi sehingga workshop ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” ujar Ina dalam sambutannya pada pembukaan workshop.



Ketua AJI Banda Aceh, Juli Amin, mengatakan salah satu dari tujuan AJI didirikan adalah menjunjung tinggi profesionalisme.


Menurutnya, profesionalisme itu tidak akan tercapai tanpa adanya penguatan kapasitas kepada para jurnalis atau anggota AJI itu sendiri.



Workshop ini, tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan dari pihak WCS yang konsen dalam isu satwa dan lingkungan. Kehadiran WCS yang terus menguatkan kapasitas bagi jurnalis merupakan salah satu yang diharapkan oleh AJI.



“Kami berharap kegiatan ini akan terus berlanjut sehingga jurnalis di Aceh benar-benar mendapat bahan dan ilmu lebih mendalam dalam mengangkat isu lingkungan dan satwa tersebut,” harapnya.



Dalam kesempatan itu, Juli Amin, juga menyampaikan jumlah peserta pada workshop sebanyak 30 orang, 12 orang di antaranya dihadirkan dari daerah atau wilayah yang kerap terjadi konflik manusia dan satwa, seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Barat, Takengon, Aceh Jaya dan lainnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X