Satu Pendaki Meninggal Satu Belum Ditemukan

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Kamis, 7 September 2023 | 14:53 WIB
Fitrah Perdana (24) dievakuasi oleh Tim Sar Gabungan. (Ist)
Fitrah Perdana (24) dievakuasi oleh Tim Sar Gabungan. (Ist)

Makassar. suarapembaruan.news – Bahri, satu dari 16 rombongan yang tengah mendaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa dinyatakan hilang sejak Jumat (1/9/2023), dan hingga kini menjelang sepekan belum ditemukan. Pada hari kehilangan Bahri, Tim SAR gabungan juga berhasil menemukan pendaki yang meninggal setelah dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Bulu Sonrongan, Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tim SAR gabungan berusaha melakukan pencarian Bahri dengan menyisir hutan di kawasan Gunung Bawakaraeng namun sampai Kamis (7/9/2023) tidak ada tanda-tanda untuk menjejaki keberadaannya.

Bahri, lelaki berusia 61 asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu bersama rombongan naik ke Gunung Bawakaraeng melalui jalur Tassosso, Jumat (1/9/2023) sekitar pukul 06.00 wita, dalam perjalanan Bahri terpisah dari rombongan.

Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar mengatakan, informasi hilangnya Bahri diperoleh Jumat sore dari anaknya bahwa ayahnya terpisah dari rombongan menjelang tengah hari di pos 9 Gunung Bawakaraeng. Sementara lima belas orang pendaki (7 perempuan, 8 laki-laki) telah tiba dengan selamat di jalur Tassosso, Kabupaten Sinjai.

Mexianus memerintahkan pencarian dan tim SAR gabungan dibagi dengan melakukan ESAR (Explorer Search and Rescue), satu tim melakukan ESAR dari jalur Tassosso Kabupaten Sinjai dan satu tim melakukan pencarian melalui jalur Lembanna, Kabupaten Gowa menuju ke Pos 9 Gunung Bawakaraeng

“Dari pihak Basarnas bersama dengan potensi SAR telah melakukan pencarian menyisir Gunung Bawakaraeng, tim sar gabungan terbagi, ada yang melakukan penyisiran melalui Jalur Lembanna, Kabupaten Gowa dan Jalur Tassosso, Kabupaten Sinjai. Akan tetapi, hingga Kamis sore ini belum menemukan petunjuk keberadaan Bahri," ujarnya.

Sesuai dengan prosedur pencarian, hari ketujuh adalah hari terakhir pencarian, jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban. Maka kemudian akan dilanjutkan dengan pemantauan.

Kasus Kedua

Untuk kedua kalinya dalam waktu berdekatan Tim SAR gabungan harus menangani musibah pendaki gunung. Sebelum Bahri, kasus pendaki hilang juga dialami Fitrah Perdana (24) pemuda asal Bone yang dilaporkan hilang di Gunung Bulu Sonrongan Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep.

Fitrah  hilang sejak mendaki Jumat (25/8/2023) setelah tujuh hari pencarian ditemukan  dalam keadaan tak bernyawa tersangkut  di sekitar tebing. Pada hari ditemukannya Fitrah, Tim SAR gabungan justru menerima lagi laporan pendaki hilang atas nama Bahri, Jumat (1/9/2023).

Fitrah sebelumnya terlihat mendaiki gunung sejak Jumat dan menurut Mexianus Tim SAR gabungan memfokuskan pada tanda yang ditemukan sehari sebelumnya berupa sendal dan aroma bau menyengat dari tebing yang menuju area air terjun.

"Tim Sar Gabungan melakukan pencarian dengan fokus pada tanda berupa sendal yang dicurigai milik korban serta adanya bau menyengat tercium di sekitar lokasi menuju air terjun," urai Mexianus.

Proses evakuasi korban cukup berat karena harus menaiki tebing yang cukup curam dan baru tiba di kaki gunung sekitar pukul 12.00 Wita. Setelah tiba di kaki gunung langsung dibawa menggunakan ambulance menuju ke RSUD Batara Siang Pangkep selanjutnya  diserahkan ke pihak keluarga. (SP.news/M Kiblat Said)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X