Percepat Turunkan Stunting di Mansel, Gubernur Waterpauw dan Ketua PKK Angkat 20 Anak Asuh

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Selasa, 6 Juni 2023 | 21:18 WIB
Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Ny. Roma Megawanty. P, S. Kom.M.Si, sedang menyuapi seorang anak yang disaksikan ibunya di Posyandu Tabura Kampung Abresso Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan ini dalam rangka intervensi percepatan penurunan stunting dengan pemberian makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman)/Istimewa
Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Ny. Roma Megawanty. P, S. Kom.M.Si, sedang menyuapi seorang anak yang disaksikan ibunya di Posyandu Tabura Kampung Abresso Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan ini dalam rangka intervensi percepatan penurunan stunting dengan pemberian makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman)/Istimewa

MANSEL,suarapembaruannews.com - Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw., M.Si dan Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Roma Megawanty.P.S. Kom.M.Si, didampingi pimpinan OPD melanjutkan agenda kunker dengan menyambangi Posyandu Tabura Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Selasa (6/6/2023) siang. Dalam Kesempatan itu sebanyak 20 anak diangkat oleh Penjabat Gubernur dan Isteri untuk menjadi perhatian dalam pemenuhan gizi agar terhindar dari masalah Stunting.

Penjabat Gubernur Waterpauw menyatakan kehadirannya untuk kerja bersama menangani masalah anak dengan sungguh. Untuk diketahui secara keseluruhan di Kabupaten Manokwari Selatan sebanyak 67 anak menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi membantu dalam tiga bulan kedepan, jika dievaluasi bakal diperpanjang tiga bulan berikutnya.

"Kita kerja percepatan berikan makanan sehat untuk anak-anak, pemerintah bantu. 67 anak jadi tanggungjawab kami untuk bantu selama 3 bulan dan tambah 3 bulan lagi, dari provinsi lakukan dan diikuti kabupaten," jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga diberikan makanan B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman) secara langsung kepada anak-anak. Dirinya mengingatkan para orang tua agar berhenti untuk mengutamakan konsumsi pinang dan gunakan biaya membeli makanan bergizi bagi kebutuhan anak.

"Stop pinang, beli makanan bergizi. Menjadi gerakan utama kunker, ini suatu kehormatan kampung Abresso. Berikan pelayanan penurunan Stunting di Abresso, ini upaya Pemprov dan pemkab Mansel," Harapnya.

Adapun rincian anak angkat Penjabat Gubernur Waterpauw sebanyak 12 orang di kampung Abresso dan Pj. Ketua Tim Penggerak PKK sebanyak 8 anak di Ransiki sehingga total 20 anak.

Untuk mendukung pemenuhan gizi juga disalurkan 100 paket sembako, 150 Rak telur dan susu. Selanjutnya dilakukan penandatanganan komitmen bersama bertujuan percepatan penanganan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.*

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X