Jakarta, suarapembaruan.news – Dukungan terhadap Dr Hidayat Humaid untuk menjadi calon Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2022 – 2026 dalam Musorprov KONI DKI 12 Maret 2022 semakkin mengalir.
Hingga Minggu terakhir menjelang hari H dukungan masih datang dari beberapa cabang olahraga anggota, di antaranya adalah dari Pengprov PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) DKI Jakarta.
Hal ini disampaikan oleh calon Ketum KONI DKI, Hidayat Humaid ketika dihubungi di Jakarta Rabu (9/3/2022). Dia mengatakan dalam minggu terakhir menjelang Musorprov dukungan datang dari Pengprov PGSI DKI.
“Dari gulat (PGSI DKI) sudah sampaikan dukungannya, Abangda” jawab Hidayat Humaid sambil menambahkan bahwa dengan tambahan dukungan dari gulat maka posisi pendukung dirinya di Musorprov bertambah menjadi 58 cabor pendukung.
Keseluruhan anggota KONI DKI yang punya hak pilih dalam Musorprov sebanyak 68 anggota syah. Tersisa ada 10 cabor. Kemungkinan kesepuluh cabor sisa mendukung calon lain yakni Julizar Idris.
Pengprov PGSI DKI sendiri memberikan dukungan calon Ketum KONI DKI, Hidayat Humaid melalui mekanisme Rakerda yang dilaksanakan pada Minggu (6/3/2022).
Ini sesuatu yang luar biasa karena inilah mekanisme yang benar yang berpegang pada azas organisasi yang demokrasi.
Tentu saja langkah PGSI DKI ini patut ditiru karena umumnya seseorang yang mendapatkan mandat organisasi dia menjadi penentu suara organisasi.
Kebiasaan macam ini memberi peluang terjadi berbagai kemungkinan “dagang sapi” dalam setiap Musorprov, ataupun Munas di sebuah organisasi termasuk organisasi olahraga.
PGSI DKI menjatuhkan pilihan kepada Hidayat Humaid juga bukan tanpa alasan. Sesuai resume hasil Rakerda disebutkan bahwa PGSI DKI memilih Hidayat Humaid karena dosen paska sarjana UNJ ini sudah malang melintang di organisasi olahraga lebih dari 30 tahun.
Karena itu PGSI DKI memberikan dukungan kepadanya karena beliau memiliki latar belakang pendidikan keolahragaan dan berpengalaman membina organisasi.
Sementara untuk calon lain Julizar Idris memenuhi persyaratan namun baru masuk kepengurusan olahraga sekitar 1,5 bulan. Karena itu pilihannya adalah Hidayat Humaid. (SPnews/Mike Wangge)