Masa pandemik COVID seperti saat ini memberi dampak di segala bidang. Terutama di bidang ekonomi. Bagi yang memiliki kelebihan harta saat ini paling tepat untuk bersedekah. Membantu orang yang kekurangan atau kesulitan ekonomi karena kehilangan mata pencaharian akibat pandemik ini.
Selain itu, berbagi juga akan mendapat pahala besar. Allah SWT tegaskan, “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. al-Hadid/57: 7).
Dalam pandangan pengarang Tafsir Jalalain, salah seorang sahabat Nabi SAW yang akan mendapatkan pahala yang besar itu adalah Utsman bin Affan. Dalam sejarah beliau dikenang sebagai seorang pengusaha yang kaya raya namun hidup zuhud. Beliaulah yang membeli Sumur Rum milik orang Yahudi di Madinah pada saat kaum Muslim mengalami kesulitan air.
Di dalam hadits Nabi SAW disebutkan bahwa orang yang berbagi akan didoakan oleh malaikat, “Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya lalu salah satunya berdoa, ‘Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya.” Doa malaikat tidak ditolak oleh Allah SWT.
Namun sebaliknya orang yang tidak mau berbagi akan disumpah-serapahi oleh malaikat, seperti Nabi SAW beritahu dalam lanjutan hadits ini, “Sedangkan yang satunya lagi berdoa, ‘Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Yang dimaksud dengan menahan harta di sini adalah bakhil.
Tentang materi yang dibagi kepada orang lain adalah yang paling dicintai. Allah SWT berfirman, “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali Imran/3: 97).
Nabi SAW bersabda lagi, ‘Bagus itulah harta (yang mendatangkan) untung. Aku telah mendengar apa yang kamu katakan, dan aku berharap kamu membagikannya kepada semua kerabatmu.’ Abu Thalhah berkata, ‘Ya Rasulullah, aku akan melaksanakan petunjukmu’. Lalu Abu Thalhah membagi kebun itu kepada kerabat dan anak pamannya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Dalam Al-Qur'an dijelaskan pada Q.S Az-Zariyat ayat 19:
“Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.”
Jadi jelas betapa pentingnya bersedekah. Berikut lima ayat dalam Al-Qur'an, orang yang bersedekah di jalan Allah akan mendapatkan pahala dan tidak mengurangi harta yang ada, yuk disimak.
1. QS Al-Baqarah: 245
“Siapakah yang memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya kamu dikembalikan.”
Jelas ya, jangan pelit dalam bersedekah. Jika dapat rezeki maka nafkahkan harta di jalan Allah maka Dia akan melipat gandakan apa yang telah kamu keluarkan. Berikan pada anak yatim piatu atau tetangga yang membutuhkannya.
Dan kamu harus yaki bahwa Allah yang menyempitkan serta meluaskan rezeki. Setelah apa yang kamu keluarkan dilipat gandakan Allah akan memberikan balasan atas amal baik yang telah kamu berikan saat kematian. Seperti yang dikutip dari tafsir Al-Mukhtashar/ Markaz Tafsir Riyadh.
2. QS Al-Baqarah: 261
“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap- tiap bulir seratus biji Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas karunia-Nya lagi maha mengetahui.”
Bisa dibayangkan, dari sebutir benih menumbuhkan tujuh bulır dan setiap butir seratus biji dilipatgandakan. Jadi betapa berlipat gandanya pahala yang diberikan oleh Allah. Masih tetap pelit tidak mau bersedekah?
3. QS Al-Qosas: 54
“Mereka itu di beri pahala dua kali lipat (karena beriman kepada Taurat dan Al-Qur'an) disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan dan menginfakkan sebagian dari rezekinya yang telah kami berikan kepada mereka.”
Mencari rezeki hendaknya dari jalan yang halal dan harus sabar. Dari rezeki tersebut jangan lupa disedekahkan atau diinfakkan. Percaya, deh nanti akan mendapatkan pahala dua kali lipat hasil kesabaran kamu mencari rezeki yang halal tersebut dan menginfakkannya.
4. QS Saba: 39
“Sesungguhnya tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”
Surat ini menjelaskan bersedekah tidak harus berupa uang, berupa barang juga bisa. Dan jangan takut, walaupun bersedekah hanya berupa barang tetap akan mendapatkan pahala dari Allah. Sungguh Allah tidak akan menyia-nyiakan apa yang telah kita sedekahkan ya!
5. QS Al Hadid: 7
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian hartamu yang telah Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.”
Dilimpahkan rejeki oleh Allah jangan membuat kamu lupa memberi sedekah. Karena ciri dari orang beriman pada Allah dan Rasul-Nya adalah menafkahkan sebagian dari rezeki yang didapat untuk menolong sesama. Dan jangan takut pahala akan dilimpahkan pada kamu.
Dari kelima ayat di atas jelas tergambar jika bersedekah itu akan mendapatkan ganjaran pahala dan tidak akan mengurangi harta yang kamu miliki. Itu adalah janji Allah. Semoga semangat bersedekah selalu ada dalam diri untuk membantu sesama.