Tim Gulat DKI Bersiap Meraih Medali Emas Untuk Tambahan Perolehan Medali Bagi DKI

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Kamis, 7 Oktober 2021 | 07:07 WIB
Tim gulat DKI Jakarta bersama tim gulat dari provinsi lain mulai melakukan ujicoba lapangan di arena pertandingan gulat PON XX Papua di Kabupaten Merauke Kamis (7/10/2021). (Ist)
Tim gulat DKI Jakarta bersama tim gulat dari provinsi lain mulai melakukan ujicoba lapangan di arena pertandingan gulat PON XX Papua di Kabupaten Merauke Kamis (7/10/2021). (Ist)

SUARAPEMBARUAN NEWS, JAKARTA -   Tim gulat DKI Jakarta bersama tim gulat dari provinsi lain mulai melakukan ujicoba lapangan di arena pertandingan gulat PON XX Papua di Kabupaten Merauke pada Kamis (7/10/2021).

Tampak kelima pegulat DKI tersebut sedang mengadakan ujicoba lapangan dengan cara berelatih bersama, mencoba matras-matras yang disiapkan di atas lapangan. Kelima pegulat DKI  masing-masing, Andika Sulaeman (gaya grego/77 kg, M.Rudiansyah (gaya grego/87 kg), Nur Rusli (gaya grego/130 kg), Rudi Hariyanto (gaya bebas/125 kg), dan Selfi Ajeng Safitri (gaya bebas/50 kg).

Tim gulat DKI Jakarta dipimpin   tim manajer, Agung Nugraha Santosa, S.Or, dan dua pelatih masing-masing  Antoni Timbul Romulo dan Dedy Rukmana. Tim gulat DKI Jakarta baru tiba di Merauke pada 5 Oktober 2021. Mereka diterima oleh kontingen DKI Jakarta di Merauke secara meriah dengan simbol-simbol budaya Papua berupa topi khas dari bulu burung spesies Papua dan lain-lain.

Pertandingan gulat PON XX Papua baru berlangsung pada 8 – 10 Oktober di GOR Sofbol Merauke tidak jauh dari lokasi penginapan pegulat  seluruh Indonesia. Jarak antara penginapan dan GOR Sofbol tersebut sekitar 15 menit perjalanan.

Menurut manajer gulat DKI Jakarta, Agung Nugraha Santosa, tim gulat DKI pada pagi ini hanya mengadakan latihan ringan di sekitar penginapan. Setelah itu mereka semua bersama tim gulat dari kontingen lain mengadakan ujicoba lapangan (matras).

Pada waktu berita ini diturunkan, kelima pegulat terbaik DKI ini sedang mendadakan ujicoba matras dengan melakukan latihan ringan berupa  koprol, jatuhan badan di matras, berlari-lari kecil, bertanding ringan, dan lain-lain.

Hasilnya menurut Agung cukup menggembiarakan. Matrasnya, katanya sudah ok untuk pertandingan, semetara kesiapan para pegulat, semuanya sudah dalam kondisi siap bertanding. Tunggu waktunya saja.

Bagi para pegulat, menurut Agung, demikian ia biasa dipanggil, mereka semua ingin menyumbangkan medali bagi DKI Jakarta.  Gulat harus bisa menyumbangkan  medali emas untuk tamabahan perolehan medali bagi kontingen DKI Jakarta. Apapun yang dihadapi,  lawan siapa saja mereka sudah siap tempur untuk meraih kemenangan jelas Agung. (Mike Wangge)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X