InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bali, Tegaskan Komitmen Sosial dan Pariwisata Berkelanjutan

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Jumat, 19 September 2025 | 21:16 WIB
InJourney salurkan bantuan sosial ke masyarakat terdampak banjir di Bali. (Ist)
InJourney salurkan bantuan sosial ke masyarakat terdampak banjir di Bali. (Ist)

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Bali yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Aksi ini melibatkan sinergi seluruh anak perusahaan di bawah naungan holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata tersebut.

Selama periode 12–18 September, tim InJourney Group mendistribusikan bantuan ke sejumlah titik banjir terparah, termasuk Desa Kesambiang, Dalung, Pasar Badung, Banjar Tohpati, dan Kampung Jawa Dauh Puri. Bantuan yang disalurkan mencakup 712 paket sembako, 50 selimut dan 50 matras serta 34 rice cooker beserta peralatan makan.

Seluruh bantuan berasal dari kolaborasi antara InJourney dan lima anak perusahaan: InJourney Airports, Aviation Services, Hospitality, Destinations Management, dan Tourism Development Corporation.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Bali. Ia menegaskan bahwa InJourney akan terus hadir mendampingi proses pemulihan daerah terdampak.

“Kami berharap Bali segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas. InJourney berkomitmen menjaga keberlanjutan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujar Herdy.

Pariwisata Berkelanjutan sebagai Pilar Pemulihan

Sebagai pengelola berbagai destinasi wisata nasional, InJourney menekankan pentingnya pariwisata yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga aman dan berkelanjutan secara sosial-ekonomi. Program TJSL menjadi instrumen strategis dalam membangun hubungan erat dengan masyarakat dan memperkuat ketahanan daerah wisata terhadap bencana.

“Bali adalah tulang punggung pariwisata Indonesia. Pemulihan pasca-banjir harus disertai dengan mitigasi jangka panjang agar Bali tetap menjadi destinasi unggulan yang aman dan nyaman,” tambah Herdy.

Aksi tanggap bencana ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab korporasi, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa. InJourney berharap kontribusi ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan Bali sebagai ikon pariwisata nasional.

 

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X