Banjir Denpasar Rugikan 200 Pedagang Pasar Badung, Gubernur Koster Pastikan Ganti Rugi dari APBD

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 10 September 2025 | 17:54 WIB
Gubernur Bali, I Wayan Koster angkat bicara terkait kerugian yang dialami para pedagang imbas bencana banjir di Kota Denpasar. (Dok. DPD PDIP Provinsi Bali)
Gubernur Bali, I Wayan Koster angkat bicara terkait kerugian yang dialami para pedagang imbas bencana banjir di Kota Denpasar. (Dok. DPD PDIP Provinsi Bali)

Denpasar, SUARA PEMBARUANBanjir besar yang melanda Kota Denpasar pada Rabu (10/9/2025) menyebabkan sekitar 200 pedagang Pasar Badung mengalami kerugian serius. Banyak barang dagangan mereka hanyut terbawa arus, sementara sebagian lainnya rusak hingga tidak bisa dijual kembali.

Menanggapi hal itu, Gubernur Bali I Wayan Koster meminta Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh kerugian, termasuk bangunan yang terdampak di sekitar aliran Tukad Badung.

“Di Pasar Badung ada sekitar 200 pedagang, barang dagangannya banyak hanyut dan rusak. Semua akan diganti rugi. Saya sudah minta Wali Kota menghitung total kerugian. Selain itu, bangunan yang roboh dan rusak juga akan direhabilitasi,” ujar Koster di Denpasar.

Selain merendam pasar, banjir juga merobohkan dua toko kain di pesisir Tukad Badung. Pemerintah berkomitmen menanggung ganti rugi kerugian pedagang maupun perbaikan bangunan dengan dana dari APBD Provinsi Bali dan Kota Denpasar.

Koster menjelaskan, banjir dipicu curah hujan tinggi sejak sehari sebelumnya. Debit air di Tukad Badung yang panjang membuat aliran sungai meluap ke kawasan permukiman dan pusat perdagangan. “Hulunya jauh, dan hujan deras seharian membuat debit air meningkat drastis,” katanya.

Berdasarkan catatan Pemprov Bali, terdapat 43 titik banjir di Denpasar, dengan kondisi terparah di Pasar Badung dan sepanjang Tukad Badung hingga Jalan Pura Demak.

Koster menekankan, prioritas pemerintah saat ini adalah penyelamatan warga dan pedagang yang terdampak, serta percepatan pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. “Kita harus bergerak cepat agar kondisi kembali kondusif dan aktivitas warga normal lagi,” tegasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X