Unggul Perolehan Suara, MARIYO Bungkus Kemenangan di PSU Papua

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Senin, 18 Agustus 2025 | 14:44 WIB
Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen  (Istimewa)
Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Istimewa)

Jayapura,SUARAPEMBARUAN - Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 telah berlangsung dengan partisipasi luar biasa dari rakyat Papua. Hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten/kota sudah jelas menunjukkan arah pilihan rakyat, di mana pasangan MARIYO (Mathius Fakhiri-Aryoko Rumaropen) unggul dengan perolehan 259.867 suara berbanding 255.683 suara untuk Paslon 01, dengan selisih 4.184 suara. Juru Bicara Pasangan MARIYO Muhammad Rifai Darus, Senin (18/8/2024) siang.

Dikatakan, atas dasar itu, kami menegaskan  KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu wajib menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas. Jangan ada tindakan, keputusan, atau “manuver” yang justru merugikan diri sendiri dan mencederai kepercayaan rakyat Papua.

"Aparat keamanan kami minta tetap mengawal proses ini dengan sikap adil, menjaga ketertiban tanpa memihak, dan memastikan rakyat Papua merasa aman dalam menyaksikan hasil pilihan mereka dihormati,"ujarnya.

Ungkapnya, rakyat Papua telah menentukan pilihannya secara sah. Setiap upaya mengganggu atau memutarbalikkan fakta hanya akan menimbulkan kegaduhan, merusak demokrasi, dan mencederai marwah bangsa.

"Kami memberi peringatan tegas jangan ulangi kesalahan di masa lalu yang membuat rakyat hilang kepercayaan pada demokrasi. Jika penyelenggara ataupun aparat bertindak tidak netral, maka bukan hanya merugikan proses PSU, tetapi juga merugikan nama baik institusi, bahkan menodai martabat bangsa di hadapan rakyat Papua dan Indonesia,"ungkapnya.

Ditegaskan, kami, pasangan MARIYO dan seluruh relawan, tetap tenang menanti keputusan resmi dari KPU Provinsi Papua. Namun, sikap tenang ini bukan berarti lengah. Kami bersama rakyat akan terus mengawal proses ini secara tegas, santun, dan bermartabat

"Kemenangan rakyat Papua adalah amanah, bukan sekadar angka. Oleh karena itu, mari semua pihak menjaga netralitas agar hasil PSU benar-benar mencerminkan suara rakyat,"ujarnya.*

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X