Dirut Agrinas Pangan Mundur, Bappisus dan Danantara Tegaskan Dukungan Tetap Berjalan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:55 WIB
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, yang buka suara soal mundurnya Dirut Agrinas. (Instagram/aris.marsudiyanto)
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, yang buka suara soal mundurnya Dirut Agrinas. (Instagram/aris.marsudiyanto)

Jakarta, SUARA PEMBARUANPresiden Prabowo memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, ke Istana Merdeka menyusul pengunduran diri Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.

Aris menilai pengunduran diri tersebut adalah hal yang wajar, dan langkah perbaikan akan segera dilakukan. Ia mengungkapkan, tidak semua pejabat baru memahami sepenuhnya prosedur administrasi yang berlaku.

“Sudah diberi arahan. Wajar, namanya juga pejabat baru, proses administrasinya belum sepenuhnya dikuasai,” ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Menanggapi dugaan kurangnya dukungan, termasuk pendanaan, Aris menegaskan semua anggaran telah terencana dengan baik. Hanya saja, menurutnya, setiap proses memerlukan kesabaran.

“Kadang ada pejabat baru yang masih beradaptasi. Beliau (Joao) orang baik dan pintar, dan Pak Prabowo selalu mencari putra terbaik bangsa,” tambahnya.

Aris juga menyebut telah berkoordinasi dengan CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, untuk melakukan evaluasi yang diperlukan.

Sementara itu, Rosan menyampaikan bahwa pihaknya menghormati keputusan Joao untuk mundur, dan proses pengunduran diri akan dijalankan sesuai ketentuan tata kelola perusahaan.

“Mundurnya Joao tidak akan memengaruhi layanan Danantara terhadap para mitra dan pemangku kepentingan,” tegasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X