Prabowo: Stok Pangan Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah, Bukti Strategi Pemerintah Tepat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 05:45 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto saat acara tanam raya di Sumatera Selatan (kiri) dan keluhan petani soal harga gabah yang anjlok di Lampung (kanan). (YouTube.com / Sekretariat Presiden - Facebook.com /
Presiden RI, Prabowo Subianto saat acara tanam raya di Sumatera Selatan (kiri) dan keluhan petani soal harga gabah yang anjlok di Lampung (kanan). (YouTube.com / Sekretariat Presiden - Facebook.com /


Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu (6/8/2025), ia mengungkapkan bahwa cadangan pangan nasional saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Alhamdulillah, arah kebijakan kita di sektor pangan sudah berada di jalur yang benar. Saat ini, cadangan pangan pemerintah tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah,” ujar Prabowo.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait yang telah bekerja keras memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman dan stabil. Keberhasilan tersebut, menurutnya, adalah hasil kerja sama lintas sektor yang solid.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang berkontribusi. Ini adalah hasil dari kerja tim yang luar biasa,” katanya.

Prabowo juga menyoroti pentingnya kesinambungan dan koordinasi yang baik dalam masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo kepadanya, yang menjadi salah satu faktor utama tercapainya kondisi pangan yang kuat saat ini.

“Berkat transisi yang mulus dan langkah-langkah cepat yang diambil sejak awal, kini produksi pangan nasional berada dalam kondisi aman dan kuat,” tuturnya.

Lebih jauh, Presiden menekankan bahwa kemampuan suatu negara dalam memproduksi kebutuhan pangannya sendiri merupakan syarat utama kedaulatan dan kemerdekaan sejati.

“Saya tidak pernah percaya bahwa sebuah bangsa bisa benar-benar merdeka jika tidak mampu memproduksi pangannya sendiri. Tidak pernah terjadi dalam sejarah, dan tidak akan pernah terjadi,” tegasnya.

Menurut Prabowo, ketahanan dan kemandirian pangan bukan hanya persoalan ekonomi, tapi menyangkut strategi nasional dalam menjaga kedaulatan negara.

“Karena itu, bagi saya, produksi pangan adalah sektor yang sangat strategis dan menyangkut keberlangsungan bangsa,” tandasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X