Dihadapkan pada Kasus Hak Cipta, Lesti Kejora Tetap Percaya Diri Nyanyikan Lagu Orang Lain

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 24 Juli 2025 | 06:19 WIB
Pedangdut Lesti Kejora mengaku tak kapok untuk menyanyikan lagu ciptaan orang lain. (Instagram/lestikejora)
Pedangdut Lesti Kejora mengaku tak kapok untuk menyanyikan lagu ciptaan orang lain. (Instagram/lestikejora)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Penyanyi dangdut Lesti Kejora hadir di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai saksi dalam sidang uji materi terhadap Undang-Undang Hak Cipta. Kehadirannya ini bersamaan dengan kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang tengah membelitnya, menyusul laporan dari Yoni Dores ke Polda Metro Jaya.

Lesti dituding telah melanggar hak cipta atas lagu milik Yoni Dores sejak 2018, karena lagu tersebut dinyanyikannya tanpa izin dan tayang di platform YouTube.

Meski terseret kasus tersebut, Lesti mengaku tidak kapok untuk tetap menyanyikan lagu-lagu milik pencipta lain. Ia mengatakan mendapat dukungan moral dari sesama musisi, seperti Sammy Simorangkir.

“Tadi Om Sammy memberikan semangat agar tetap berkarya,” ujar Lesti kepada wartawan usai menghadiri persidangan di Gedung MK, Selasa (22/7/2025).

“Sebagai penyanyi, jangan takut untuk tetap tampil dan membawakan lagu-lagu populer,” tambahnya.

Dalam keterangannya di hadapan Majelis Hakim, Lesti menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui soal unggahan video tersebut ke YouTube. Menurutnya, video yang beredar merupakan dokumentasi penampilan saat menghadiri sebuah pesta pernikahan.

“Video tersebut kemungkinan besar diunggah oleh pihak luar, seperti penonton, ke media sosial atau YouTube. Bahkan ada juga yang menggunakan foto saya sebagai thumbnail,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya maupun tim manajemen tidak pernah memberikan izin atau menyetujui penggunaan konten tersebut untuk publikasi di internet

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X