YOGYAKARTA, Suarapembaruan.news – Setelah mengumumkan kehadirannya pada tanggal 22 Juli 2024, Maskapai penerbangan Nasional Baru Fly Jaya melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 3 Juli 2025, dengan disambut dengan water salvo pesawat berwarna biru putih milik maskapai Fly Jaya resmi menyelesaikan inaugural flightnya di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Penerbangan inaugural ini mengawali layanan penerbangan komersial rute rute pendek untuk Masyarakat Indonesia. Dalam sambutannya Drektur Utama Fly Jaya, Achmad Gamaludin menyampaikan ”Maskapai ini asli Jogja karena lahir di Yogyakarta, meskipun kantor pusat resminya berada di Jakarta, Yogyakarta menjadi kota fokus operasional Fly Jaya, dan bahkan rute perdana mereka adalah Yogyakarta (JOG) – Jakarta (HLP)”.
Dengan armada pesawat baling-baling ATR 72-500, bermesin turboprop yang dikenal efisien dan bisa didaratkan di bandara-bandara dengan runway yang terbatas. Fly Jaya mengusung tagline Connecting Nusantara, dan berkomitmen membuka akses ke daerah 3T serta mendukung mobilitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.
Meskipun FlyJaya memiliki target terbang secara nasional, akar dan semangat awalnya tumbuh dari kota Yogya. “Bisa jadi karena potensi pariwisata dan konektivitas Yogyakarta yang kuat, menjadikannya titik awal strategis untuk ekspansi ke wilayah-wilayah lain, termasuk Kalimantan dan Ibu Kota Nusantara (IKN),” paparnya, untuk ke depannya, tambah Achmad Gamaludin FlyJaya dirancang khusus untuk mendukung konektivitas udara di wilayah Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Komitmen FlyJaya untuk menjadi pelopor layanan penerbangan reguler ke daerah-daerah terpencil sesuai dengan tagline Connecting Nusantara,” ucapnya. Dalam sambutannya Gamaludin juga menambahkan bahwa FlyJaya mengoperasikan pesawat ATR 72-500 berkapasitas 68–74 penumpang, yang mampu melakukan pendaratan di runway pendek 900-1500 meter. Hal ini yang membuat maskapai ini yakin bisa menambah rute rute penerbangan di beberapa kota di jawa maupun luar jawa dengan bandar udara dengan jalur pacu pendek.
Penerbangan perdana ini juga dihadiri Kepala Daerah di DIY, seperti Walikota Yogyakarta, Bupati Sleman, Bupati Gunungkidul, Kulonprogo dan Bantul, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, serta Prof Danang Parikesit.
Sementara, Chief Commercial Officer FlyJaya, Ary Mercyanto dalam keterangan persnya mengungkapkan, dengan pesawat Low Cost Carrier (LCC) FlyJaya membuka akses udara yang efisien, terjangkau, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.
Rute Halim – Yogyakarta merupakan rute perdana FlyJaya dan Bandara Adisutjipto sebagai titik kedatangan di Yogyakarta memberikan keuntungan strategis didukung oleh lokasi bandara yang lebih dekat ke pusat kota, sehingga memudahkan mobilitas yang tentunya menjadi keunggulan bagi para penumpang.
"Peluncuran rute ini adalah langkah awal FlyJaya dalam menghadirkan konektivitas yang lebih baik di Indonesia, khususnya ke kota-kota strategis seperti Yogyakarta. Kami ingin menawarkan pengalaman terbang yang berbeda, tidak hanya hemat biaya, tapi juga hangat dan penuh kekeluargaan, sebagaimana dilayani oleh awak kabin kami melalui nilai-nilai FlyMily," katanya.
Ary menambahkan keunggulan lainnya yang ditawarkan adalah jadwal penerbangan FlyJaya, yakni berangkat paling pagi yaitu terbang ke Bandara Halim pukul 06.20 dan tiba paling sore di Adisutjipto pukul 15.55, sehingga memungkinkan fleksibilitas waktu yang maksimal baik bagi pelaku perjalanan bisnis maupun wisatawan.
Melalui konektivitas, lebih dari sekadar bisnis penerbangan, FlyJaya hadir dengan misi sosial untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui konektivitas yang lebih luas. “Kami percaya bahwa peran maskapai tidak hanya menghubungkan titik A ke B, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka akses ke wilayah terpencil, dan membantu pemerataan pembangunan serta sebagai bentuk kontribusi kami dalam menyukseskan program hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap visi pemerintah dalam mengembangkan konektivitas nasional, sebagaimana tagline kami yaitu Connecting Nusantara,” ujar Ary.
FlyJaya juga menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan efisiensi operasional. Armada ATR 72 yang digunakan telah melalui proses pemeliharaan berstandar tinggi dan diawaki oleh kru yang berpengalaman serta terlatih sesuai dengan regulasi penerbangan sipil. “Dengan semangat inovasi dan pelayanan yang hangat, kami percaya FlyJaya mampu menjadi salah satu pilihan terdepan masyarakat dalam bepergian antar kota dan antar pulau, khususnya di kawasan regional Indonesia.” tutup Ary.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, FlyJaya juga memperkenalkan program membership “Beli 5, Gratis 1”, yang memungkinkan penumpang mendapatkan satu penerbangan gratis untuk pembelian lima tiket. Program ini dihadirkan bagi para pelanggan yang sering bepergian dari Yogyakarta ke Jakarta ataupun sebaliknya untuk menjadikan perjalanan bersama FlyJaya semakin hemat, menyenangkan dan penuh nilai tambah bagai para.
Artikel Terkait
Atlet Bulutangkis Cina Meninggal di Yogya
Ketua Komisi IV Kecewa, Harga Gabah di Yogya Anjlok.
Nantikan Perhelatan “Land of Koplo”, Musik Koplo Berskala Besar di Yogya