Medan, SUARA PEMBARUAN - Ronald Siahaan, petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Pematangsiantar, tengah menjadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, usai meraih kemenangan dalam pertarungan.
Dalam momen emosional di atas ring, Ronald yang mengenakan ulos Batak bertuliskan "Pematangsiantar" di pundaknya, menyampaikan kekecewaan mendalam atas pernyataan Wesly yang dinilainya meremehkan dedikasi para atlet, khususnya atlet daerah.
Ronald mengungkap bahwa pernyataan tersebut dipicu oleh pengalaman seorang atlet muda, Ajai Pasaribu, yang mencari dukungan dari sang wali kota namun justru disuruh menyerah.
“Minggu lalu, junior saya Ajai Pasaribu meminta bantuan kepada Wali Kota Pematangsiantar,” ucap Ronald saat menerima sabuk juara, dikutip Senin, 16 Juni 2025. “Namun mengecewakan, beliau malah menyuruh berhenti.”
Lebih lanjut, Ronald menyebut secara langsung ucapan Wesly yang dianggap mencederai semangat para atlet:
"Bapak bilang tidak ada atlet jadi kaya, lebih baik kalian kerja di rumah saya," ujarnya lantang, disambut riuh dukungan penonton.
Ronald menegaskan kekecewaannya dan meminta agar ucapan tersebut ditarik.
"Tolong cabut kata-kata bapak, dan belajarlah untuk menghargai atlet-atlet Indonesia," tegasnya menutup pernyataan.
Aksi berani Ronald menyampaikan kritik terbuka di arena pertarungan pun menjadi viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari publik.*
Artikel Terkait
Bengkulu Berangkatkan 106 Atlet ke Prapopnas Solo, Jateng
Kejurda Kapolda Bengkulu Cup Cetak Atlet Voli Berprestasi
Plt Gubernur Rosjonsyah Minta Atlet Golf Bengkulu Tingkatkan Prestasi
Kisah Perjuangan Muhammad Ilham Atlet PERSIBA Balikpapan, Raih Impian di Tengah Keterbatasan
Pelantikan Pengurus PTMSI Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Siap Cetak Atlet Tenis Meja Berprestasi