Prabowo Janji Tekan Biaya Haji Lewat Diplomasi dengan Arab Saudi

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:27 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta, Tangerang, Banten. (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta, Tangerang, Banten. (Instagram.com/@prabowo)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya perjalanan haji bagi masyarakat Indonesia. Ia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu, 4 Mei 2025.Baca Juga: IM3 Platinum di Ujung Jari: Ketika Komunikasi Menjadi Sebuah Kemewahan yang Nyata

Dalam pidatonya, Prabowo menggarisbawahi pentingnya membantu para calon jemaah haji yang telah menabung selama bertahun-tahun demi bisa menunaikan ibadah ke Makkah dan Madinah. Ia meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk berkolaborasi mencari terobosan agar ongkos haji bisa ditekan semaksimal mungkin.Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Catat Sejarah: Presiden Pertama yang Langsung Melepas Jemaah Haji di Bandara

"Kita akan berusaha keras agar biaya haji bisa lebih terjangkau. Saya ingin seluruh pihak terkait, mulai dari Menteri Agama hingga Kepala Badan Haji, bekerja bersama dan berkoordinasi dengan penasihat presiden khusus bidang haji untuk mencari solusi terbaik," ujar Prabowo di hadapan calon jemaah di Bandara Soetta.Baca Juga: Bersedekah Bukan Hanya Soal Harta, Hatipun Disertakan

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah saat ini telah berhasil menurunkan biaya haji sebesar Rp4 juta. Namun, ia mengaku belum puas dan menargetkan agar biaya tersebut bisa dipangkas lebih jauh lagi.

"Penurunan empat juta itu belum cukup. Saya ingin lebih dari itu, bahkan kalau bisa lebih murah daripada negara tetangga seperti Malaysia," tegasnya.Baca Juga: Stok BBM Habus, KM Pulo Tello Hentikan Pelayaran ke Pulau Enggano

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji dan umroh asal Indonesia setiap tahun mencapai lebih dari 2 juta orang. Pada masa puncaknya, hingga 12.000 warga Indonesia bisa berangkat ke Tanah Suci dalam satu hari.

Menurut Prabowo, angka tersebut menunjukkan besarnya skala keberangkatan jemaah dari Indonesia yang kemungkinan terbesar di dunia. Dengan alasan itu, ia berkomitmen untuk mendorong penurunan biaya haji melalui pendekatan diplomatik dengan pemerintah Arab Saudi.Baca Juga: Pertama Kali dalam 57 Tahun, Stok Beras Pemerintah Tembus 3,5 Juta Ton

"Saya sudah mengajukan permintaan untuk bertemu langsung dengan pimpinan Kerajaan Arab Saudi. Dalam pertemuan tersebut, saya akan menyampaikan harapan rakyat Indonesia agar ada dukungan dari pihak Saudi untuk menurunkan biaya haji," jelasnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X