Empat Bulan Menghilang Demi Tugas Negara, 510 Personel Dikerahkan Cari Jejak Iptu Tomi di Belantara Papua

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Jumat, 25 April 2025 | 22:07 WIB

 


Teluk Bintuni, SUARA PEMBARUAN — Sudah empat bulan lamanya Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, hilang tanpa jejak setelah memimpin operasi pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Barat.

Namun semangat tak pernah padam. Sebanyak 510 personel gabungan kini dikerahkan untuk mencari sosok perwira muda yang hilang dalam tugas mulia, di tengah hutan lebat dan medan ekstrem Papua.

Operasi pencarian skala besar bertajuk Operasi Moskona AB 2025 dimulai Selasa (22/4/2025), dengan apel pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, di Mapolres Teluk Bintuni.

"Dalam setiap langkah kalian, ada harapan keluarga, ada pengabdian bagi bangsa. Jangan lupakan Catur Prasetya Polri. Kita siap berkorban demi merah putih," tegas Kapolda dengan suara bergetar, disambut tatapan serius para personel.

Pasukan terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, serta instansi terkait, dilengkapi peralatan canggih seperti helikopter, drone, long boat, dan perlengkapan SAR. Bahkan warga setempat turut ambil bagian dalam pencarian, menunjukkan bahwa pencarian ini bukan hanya soal prosedur—tapi juga tentang kemanusiaan.

Iptu Tomi terakhir kali terlihat saat menyeberangi Kali Rawara di Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, pada 18 Desember 2024. Dalam situasi berbahaya, ia tetap berada di garis depan, memimpin langsung operasi penangkapan KKB. Namun arus sungai dan rimbunnya belantara menyembunyikannya hingga hari ini.

Operasi kali ini merupakan tahap ketiga, setelah dua upaya sebelumnya belum membuahkan hasil. Di tengah upaya ini, Komisi III DPR turut menyoroti kasus ini dan meminta pembentukan tim pencari fakta di bawah pengawasan langsung DPR.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, meminta masyarakat tetap tenang dan terus mendukung moral para pencari.

"Kami berjuang bukan hanya untuk menemukan seorang polisi. Kami berjuang untuk harapan, untuk keadilan, dan untuk mereka yang dengan setia mengabdi di medan sulit demi negeri," tegas Kombes Benny.*

 

Editor: Stefy Thenu

Sumber: Humas Mabes Polri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X