Menag RI Jadi Saksi, Hercules Bantu Rp 50 Juta Ponpes As'adiyah

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Minggu, 6 April 2025 | 16:35 WIB
Kehadiran Hercules disaksikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. (Ist)
Kehadiran Hercules disaksikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. (Ist)

SENGKANG— SUARA PEMBARUAN - Sebuah momen inspiratif terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) As'adiyah, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Mantan preman yang kini dikenal sebagai mualaf dan aktivis sosial, Rosario de Marshall atau yang lebih dikenal dengan nama Hercules, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar di pesantren tersebut.

Kehadiran Hercules disaksikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar.

Dalam acara tersebut, Hercules yang didampingi istrinya serta sahabat-sahabatnya, antara lain Ustadz Salahuddin Ayub, dr. Wachyudi Muchsin (yang dikenal sebagai Dokter Koboi), dan pengurus GRIB Sulawesi Selatan, menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Pondok Pesantren As'adiyah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Menteri Agama RI untuk selanjutnya disalurkan kepada pesantren, Sabtu (6/4/2025)

“Saya baru saja pulang umrah, tapi begitu mendapat undangan dari Wajo, saya langsung ke sini. Meski banyak undangan lain, saya memilih ke Wajo,” ungkap Hercules di hadapan para santri dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Hercules menceritakan perjalanan hidupnya dari dunia jalanan menuju kehidupan religius setelah menjadi mualaf pada tahun 1990.

Ia mengaku awalnya belum sepenuhnya menjalani ajaran Islam secara taat, namun kehidupannya mulai berubah drastis setelah dikaruniai dua anak.

"Alhamdulillah, saya sekarang makin rajin beribadah, aktif berbagi dan banyak mengurus kegiatan sosial, terutama pesantren," ujarnya.

Dokter Wachyudi Muchsin, yang turut mendampingi Hercules dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada generasi muda agar menjadikan sosok Hercules sebagai inspirasi dalam berubah ke arah yang lebih baik.

"Perjalanan hidup Bang Hercules adalah bukti nyata bahwa siapa pun bisa berubah. Dari jalanan menuju jalan Allah. Ini pelajaran besar bagi generasi muda, bahwa masa lalu bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang bermanfaat," ujar Dokter Koboi.

Hercules secara rutin mengadakan pengajian dan santunan anak yatim setiap Jumat di kediamannya di Jakarta.

Kini, ia juga aktif sebagai pembina di beberapa pesantren di Banten dan berbagai provinsi di Jawa.

Kehadirannya di Wajo dan bantuannya untuk Pesantren As'adiyah menjadi simbol transformasi spiritual dan sosial yang menginspirasi banyak orang.

Halaman:

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X