Tokoh Lintas Agama Jateng Apresiasi Semangat Kebersamaan di Momentum Idulfitri

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 2 April 2025 | 20:20 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menerima ucapan selamat idul Fitri dari Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menerima ucapan selamat idul Fitri dari Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Sejumlah tokoh lintas agama di Jawa Tengah mengapresiasi semangat kebersamaan yang terbangun dalam momentum perayaan Idulfitri.

Hal itu disampaikan oleh para tokoh lintas agama saat menghadiri Open House Idulfitri 1446 H yang digelar oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumarno di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Senin 31 Maret 2025.

Uskup Agung Semarang, Romo Robertus Rubiyatmoko mengatakan, Idulfitri yang dirayakan oleh umat muslim, menjadi momentum yang tepat untuk refleksi dan memaknai kebersamaan sebagai bangsa Indonesia, dengan cara membangun kedamaian, persaudaraan, dan kekeluargaan, sehingga tercipta bangsa yang adem ayem.

"Kami sangat berterima kasih karena boleh membangun persahabatan dengan teman-teman dan saudara sekalian, serta bersama-sama membangun bangsa ini dalam kebersamaan. Kita bisa menciptakan bangsa ini yang adem ayem, di mana kita bisa tinggal bersama sebagai saudara," katanya usai mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim.

Kebersamaan itu, lanjut Romo Rubiyatmoko, telah membuat toleransi antar-umat beragama di Jawa Tengah maupun Indonesia sangat luar biasa. Bahkan Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu terkesan dengan masyarakat yang sangat bersaudara dan akrab.

Romo Rubiyatmoko berharap kepada Gubernur Ahmad Luthfi untuk meneruskan suasana baik yang tercipta, sehingga masyarakat semakin padu, satu, dan guyub rukun.


Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono. Ia berterima kasih bisa ikut merayakan Hari Raya Idulfitri bersama umat muslim. Ia yakin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dapat membawa Jawa Tengah lebih guyub dan lebih maju.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah Tri Wahono, menyampaikan Idulfitri tahun ini hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Toleransi dan kebersamaan di Jawa Tengah semoga selalu terjaga dan dirawat dengan baik.

"Kita harus merawat kebersamaan ini dengan baik," kata dia.


Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Jawa Tengah Pendeta, Yosua Wardoyo menegaskan, pada perayaan idul Fitri ini menjadi momentum terbaik untuk seluruh umat beragama di Indonesia, dalam mengembangkan sikap persaudaraan, saling menerima, dan menghormati dalam menjalankan kebebasan beragama di Indonesia.

Pernyataan dari para tokoh lintas agama tersebut selaras dengan makna Idulfitri bagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Luthfi mengatakan, idulfitri merupakan momen untuk refleksi bersama dalam rangka menyucikan diri.

"Mari bersama-sama dengan seluruh anak bangsa, khususnya masyarakat Jawa Tengah, untuk membangun Jawa Tengah. Terutama dalam rangka menyongsong Indonesia emas 2045," kata dia.

Menurut Luthfi, membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri, tapi butuh partisipasi dari stakeholder, di antaranya akademisi, masyarakat, wirausaha, dan lainnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X