JAKARTA - SUARA PEMBARUAN - Dua puluh empat pejabat baru dalam lingkup Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) R.I, Jumat (21/3/2025) dilantik sekaligus bersamaan dengan peningkatan status 13 Balai dibawah BPOM.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, memberikan apresiasi atas kenaikan status 13 balai di bawah naungan BPOM itu. Kenaikan status tersebut dianggap sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan di seluruh wilayah Indonesia.
Pelantikan 24 pejabat baru sebagai dampak dari kenaikan status tersebut mencakup 2 Balai menjadi Balai Besar dan 11 Loka POM menjadi Balai POM.
Taruna Ikrar menyatakan bahwa peningkatan status ini merupakan bukti nyata dari komitmen BPOM dalam memperkuat kapasitas dan kinerja pengawasan obat dan makanan.
"Dengan adanya peningkatan status ini, kami berharap kualitas layanan dan pengawasan semakin optimal, sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat," ujar Taruna.
Sebagai bagian dari penyegaran lingkup BPOM, sebanyak 24 pejabat dilantik oleh Kepala BPOM untuk mengisi posisi strategis di berbagai wilayah. Daftar pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:
1. Emi Amalia, S.Farm., Apt., M.Sc - Kepala Balai POM di Dumai
2. Veramika Ginting, S.Si, Apt., M.H. - Kepala Balai POM di Indragiri Hulu
3. Rahmat Hidayat, S.Farm., Apt., M.Pharm.Sci - Kepala Balai POM di Kota Tulang Bawang
4. Yanti Agustini, S.Si, Apt., M.Kes - Kepala Balai POM di Tanjungbalai
5. Gidion, S.Si., M.Sc. - Kepala Balai POM di Banyumas
6. Adjis Sandjaya, S.Si - Kepala Balai POM di Kab. Bima
7. Eko Agus Budi Darmawan, SF., Apt., M.Pharm - Kepala Balai POM di Ende
8. Erik Budianto Tampubolon, S.Si., Apt - Kepala Balai POM di Sanggau