Resmi Dilantik Gubernur, Ahmad Luthfi Langsung Tancap Gas: Perbaikan Jalan Jadi Prioritas Pertama!

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 21 Februari 2025 | 05:43 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat berpidato usai pisah sambut dengan Penjabat gubernur sebelumnya, Nana Sudjana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat berpidato usai pisah sambut dengan Penjabat gubernur sebelumnya, Nana Sudjana.

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Setelah menerima tampuk kepemimpinan sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi sudah tidak sabar segera turun ke lapangan untuk melaksanakan program-program demi mensejahterakan masyarakat.Baca Juga: Himpuni Ingin Kongkrit Bantu Program Pemerintah Swasembada Pangan dan Koperasi

"Saya sudah tidak sabar untuk (turun) ke lapangan bersama masyarakat di 35 kabupaten/kota. Kita harus di tengah-tengah masyarakat," kata Ahmad Luthfi saat acara serah terima jabatan dari Pj Gubernur Nana Sudjana di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis, 20 Februari 2025, malam.

Sebelum memulai programnya, ia akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Setelah itu, ia berencana keliling ke 35 kabupaten/kota untuk melakukan akselerasi program.Baca Juga: Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) H Syafruddin Kambo Meninggal, Jusuf Kalla Sangat Berduka

"Infrastruktur dasar dan layanan dasar yang kita utamakan," katanya.

Infrastruktur dasar pertama yang akan diakselerasi adalah perbaikan jalan, sebab dalam waktu dekat akan menghadapi masa arus mudik lebaran. Oleh karena itu, infrastruktur jalan, baik provinsi, kabupaten/kota maupun nasional, harus dipastikan dalam kondisi baik.

"Jawa Tengah menjadi sentral Pulau Jawa, mau tidak mau harus diperbaiki infrastruktur jalannya," imbuh Mantan Kapolda Jateng ini.Baca Juga: Optimalkan Arus Lalulintas Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemprov dan Polda Bengkulu Tandatangani SKB

Pihaknya akan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, agar pada arus mudik dan balik Lebaran 2025 nanti bisa berjalan lancar.

Dikatakan, program lain yang perlu diakselerasi adalah terkait perbaikan infrastruktur Sekolah Menengah (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sebab masih banyak sekolah yang perlu dilakukan perbaikan.Baca Juga: Dilantik Presiden Prabowo, Helmi Hasan Siap Wujudkan Bengkulu Lebih Baik

"Ke depan akan kita lakukan akselerasi," ujarnya.

Selain itu, infrastruktur yang mendukung swasembada pangan juga akan menjadi program yang digenjot sejak awal. Upaya itu sebagai langkah untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung padi dan penumpu pangan nasional.Baca Juga: Dilantik Presiden Prabowo, Helmi Hasan Siap Wujudkan Bengkulu Lebih Baik

Luthfi menekankan, kolaborasi dari semua stakeholder sangat diperlukan untuk menyukseskan program-program pemerintah. Menurutnya, pondasi-pondasinya telah dibuat oleh gubernur-gubernur terdahulu, termasuk Nana Sudjana saat menjabat sebagai Pj Gubernur.Baca Juga: DLH Sulteng : Peledakan Blasting Oleh PT CPM Masih Berdaya Ledak Rendah

"Saya mohon doa restu, mari bersama membangun Jawa Tengah. Ini saatnya 'Ngopeni' yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan 'Nglakoni' yakni menyelesaikan segala permasalahan masyarakat," tegasnya.Baca Juga: FKUB Papua Dukung Program MBG, Hanya Saja?

Sementara itu, Nana Sudjana berharap Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen dapat menjalankan amanah dari masyarakat Jawa Tengah dengan baik. Ia percaya, di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jawa Tengah akan semakin tumbuh, berkembang, dan maju. Di samping itu, memiliki daya saing yang baik.Baca Juga: Pasangan Rachmat-Tarmizi Dilantik Presiden Prabowo sebagai Bupati dan Wabup Bengkulu Tengah 2025-2030

"Dengan pelantikan tadi di Jakarta, maka dengan sendirinya jabatan dan tanggung jawab saya sebagai Pj Gubernur beralih ke gubernur dan wakil gubernur definitif. Saya mohon pamit dan akan kembali ke Jakarta untuk bertugas di Menkopolkam," tegasnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X