kesehatan

Transformasi BPOM Sejak Kepemimpinan Taruna Ikrar: Mengakar, Menjulang, Membumi

Kamis, 13 Februari 2025 | 14:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar dan memberikan arahan. (Ist)

BPOM mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Beberapa inovasi yang diperkenalkan antara lain:

Aplikasi BPOM Mobile untuk Skincare – Konsumen dapat memindai barcode untuk mengecek legalitas serta kandungan produk kosmetik.

Sistem AI-POM (Artificial Intelligence for BPOM) – Memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi produk berbahaya dengan lebih cepat dan akurat.

e-POM Tracking – Sistem pemantauan perizinan produk secara real-time, guna mencegah praktik ilegal dalam distribusi kosmetik dan farmasi.

Edukasi dan Kampanye Kesadaran Konsumen Bersinergi Media

BPOM juga gencar mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan produk yang mereka gunakan. Program-program yang dijalankan meliputi:

Kampanye Nasional "Cek BPOM Sebelum Pakai" – Edukasi luas melalui media digital, televisi, serta kolaborasi dengan influencer kecantikan.

Kolaborasi dengan Akademisi, Industri, dan Lembaga Internasional

Untuk meningkatkan standar keamanan kosmetik, BPOM menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, antara lain: akademisi, birokrat, media dan kampus.

Program ABG (Akademisi, Birokrat, Kampus) Sertifikasi Global & Ekspor Produk Aman – Mendorong industri lokal agar memenuhi standar FDA (AS) dan EMA (Eropa) serta mempermudah perizinan ekspor dan sertifikasi halal.

Sejak dilantik menakhodai BPOM Taruna Ikrar membuka ruang bagi insan pers, media dan influancer untuk bersinergi, tujuannya transparansi serta akuntabilitas anggaran yang di gunakan dari uang rakyat di gunakan secara terukur, sistematis dan bermanfaat bagi masyarakat, era saat ini kolaborasi, ujar Taruna.

Pendampingan UMKM, Fasilitasi Perizinan dan Legalitas Produk

Salah satu tantangan utama bagi UMKM adalah proses perizinan dan sertifikasi produk. Untuk itu, BPOM menghadirkan:

✔️ Klinik Perizinan UMKM – Layanan konsultasi dan asistensi untuk membantu pelaku usaha dalam mendapatkan izin edar BPOM secara lebih cepat dan efisien.

✔️ Program Pendampingan UMKM – Pelatihan intensif bagi UMKM agar memenuhi standar keamanan pangan dan kosmetik yang ditetapkan BPOM.
✔️ Digitalisasi Perizinan Melalui e-POM – Sistem berbasis online yang mempermudah pelaku UMKM dalam mengajukan perizinan tanpa harus datang ke kantor BPOM.

Halaman:

Terkini