hukum-kriminalitas

Viral Selebgram Pekanbaru Terjaring Razia Narkoba di Kelab Malam, Polisi Amankan 13 Orang

Jumat, 29 Mei 2026 | 22:05 WIB
Menyoroti penuturan BNN terkait dugaan kasus narkoba yang menjerat anak Bupati Riau. (Instagram.com/@mood.jakarta)

 


Pekanbaru, SUARA PEMBARUAN - Seorang selebgram wanita asal Pekanbaru berinisial SA alias CS menjadi sorotan publik usai dilaporkan terjaring razia antinarkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau.

Kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah sejumlah akun membagikan informasi mengenai hasil pemeriksaan terhadap SA. Dalam unggahan yang beredar pada Jumat (29/5/2026), SA disebut positif mengonsumsi narkotika dan alkohol dalam kategori ringan.

Informasi yang beredar juga menyebut selebgram tersebut diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol selama beberapa tahun terakhir.

Razia gabungan itu sendiri dilakukan aparat kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya di salah satu kelab malam di Pekanbaru. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan total 13 orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika.

Selain SA, aparat juga mengamankan seorang pria berinisial AF yang disebut-sebut merupakan anak salah satu kepala daerah di wilayah Riau.

Kapolresta Pekanbaru, Muharman, menjelaskan bahwa seluruh pihak yang diamankan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, saat petugas gabungan dari POM TNI dan Propam Polda Riau tiba di lokasi, para remaja tersebut diduga tengah menggelar pesta narkoba di area hiburan malam.

“Terhadap 13 orang penyalahgunaan narkotika ini, diserahkan ke Polresta Pekanbaru,” ujar Muharman dalam keterangannya.

Dalam operasi itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa ganja kering dan cairan etomidate yang diduga digunakan para pelaku.

Muharman mengungkapkan, petugas menemukan 9,8 gram ganja kering serta empat cairan etomidate dari seorang pelaku berinisial FER. Selain itu, aparat juga menyita 1,2 gram ganja kering dari pelaku lainnya berinisial FAY.

Namun demikian, polisi belum dapat memperlihatkan barang bukti tersebut kepada publik karena masih menjalani pemeriksaan laboratorium.

Setelah diamankan, seluruh terduga pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna menjalani tes urine.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tiga orang dinyatakan positif menggunakan ganja, sementara sisanya disebut positif mengandung etomidate.

Halaman:

Tags

Terkini