hukum-kriminalitas

Disorot Isu Pelecehan dan Kabur, Syekh Ahmad Al Misry Buka Suara

Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB
Syekh Ahmad Al Misry buka suara soal isu viral yang tengah menyeret namanya. (Instagram/ahmad_almisry2)

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry akhirnya angkat bicara terkait berbagai tudingan yang menyeret namanya dan ramai diperbincangkan publik. Ia membantah keras seluruh isu yang beredar, mulai dari dugaan pelecehan terhadap santri hingga tuduhan menyebarkan pernyataan yang dianggap menyinggung ajaran agama.

Melalui video klarifikasi yang diunggah di media sosial, ia juga menepis anggapan bahwa keberangkatannya ke Mesir merupakan upaya melarikan diri. Menurutnya, perjalanan tersebut dilakukan sejak pertengahan Maret 2026 untuk mendampingi ibunya yang tengah menjalani perawatan medis dan operasi.

Ia menjelaskan, pemanggilan oleh penyidik baru dilakukan setelah dirinya berada di luar negeri. Bahkan, ia menyebut telah memberikan keterangan secara daring kepada penyidik Bareskrim Polri. Ia juga menegaskan statusnya saat ini masih sebagai saksi, bukan tersangka.

Terkait tuduhan pelecehan terhadap santri, Syekh Ahmad Al Misry menyatakan bahwa seluruhnya tidak benar. Ia mengklaim telah menyerahkan sejumlah bukti kepada tim kuasa hukumnya untuk disampaikan kepada pihak berwenang, termasuk menghadirkan saksi yang dapat memperkuat bantahannya.

Ia juga menolak keras tudingan lain yang menyebut dirinya pernah mengeluarkan pernyataan yang dianggap memfitnah Rasulullah. Menurutnya, narasi tersebut merupakan fitnah yang sangat serius dan menyakitkan, baik bagi dirinya maupun umat Muslim.

Lebih lanjut, ia menantang pihak-pihak yang menuduhnya untuk menunjukkan bukti konkret atas pernyataan yang dituduhkan. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan hal-hal seperti yang beredar di media sosial.

Di sisi lain, laporan terkait dugaan pelecehan terhadap lima orang santri diketahui telah masuk ke kepolisian sejak November 2025. Kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat, sementara publik menanti perkembangan lanjutan dari penyelidikan yang berjalan.

Tags

Terkini