Hendro juga mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki tagline Jaksa Guyub. Menurutnya, guyub itu hanya bisa tumbuh bila pemimpin lebih dulu turun tangan. “Leader itu harus berani memberi teladan. Kemerdekaan adalah amanat, dan semua pejabat punya kewajiban moral untuk menegakkannya,” lanjutnya.
Sejalan dengan itu, Aspidsus Lukas menambahkan bahwa pesan dari Kajati sederhana namun dalam: meski senior, pejabat harus tetap bisa mengayomi, menjiwai nasionalisme, dan menularkan semangat kemerdekaan kepada generasi muda jaksa.
Di era ketika semangat kebangsaan kerap tergerus kepentingan praktis, apa yang ditunjukkan Kejati Jateng menjadi sebuah oase. Upacara ini bukan hanya rutinitas seremonial, melainkan pengingat bahwa kemerdekaan adalah amanah yang diwariskan para pendiri bangsa.
Halaman Kejati Jateng pagi itu menjadi saksi bahwa para penegak hukum siap berdiri tidak hanya sebagai penjaga keadilan, tetapi juga penjaga marwah bangsa. Dari Semarang, mereka mengirim pesan lantang: Indonesia butuh keteladanan, dan kejaksaan memilih untuk memberi teladan.*