“Terimakasih atas supportnya. Hari ini masyarakat mulai merasa nyaman ketika di pantai panjang. Tapi masih banyak pekerjaan rumah (PR) kita, salah satunya ialah memastikan tidak ada lagi warem yang melakukan praktik prostitusi dan menjual minuman keras jenis tuak serta lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengungkapkan razia kali ini sifatnya preventif dan untuk penegakan hukum.
"Yang jelas, apa pun yang menjadi kebijakan pemerintah selama itu untuk kebaikan dan kepentingan bersama tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk tidak mendukung," demikian Kapolresta Bengkulu.