Beredar, Video Penembakan Aipda RZ terhadap Tiga Siswa SMKN 4 Semarang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 2 Desember 2024 | 20:51 WIB
Tangkapan layar instagram akun Narasi Newsroom yang memperlihatkan detik-detik penembakan polisi terhadap siswa SMKN 4 Semarang.
Tangkapan layar instagram akun Narasi Newsroom yang memperlihatkan detik-detik penembakan polisi terhadap siswa SMKN 4 Semarang.

 

 


"Pelaku oknum Polisi menunggu di tengah jalan dan menembak ke arah sepeda motor yang ditumpangi para korban."

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Video penembakan tiga siswa SMKN 4 Semarang oleh Aipda Robig Zaenudin beredar di media sosial.

Video yang diuplod pada 2 Desember 2024 oleh akun Instagram Narasi Newsroom itu, memperlihatkan rekaman CCTV dimana seseorang yang diduga kuat Aipda Robig Zaenudin sempat berhenti di pinggir jalan, seperti tengah menunggu.Baca Juga: Ratusan KK Warga Kota Bengkulu Terdampak Banjir

Tak lama berselang, dia memalangkan motornya agak ke tengah jalan dan tak lama kemudian seperti menembak ke arah dua sepeda motor yang melintas.

Dalam video itu, oknum anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang itu sempat agak oleng dan terjatuh sebelum kemudian bangkit lagi, kemudian naik motornya yang masih menyala, menyusul dua motor yang tadi sempat ditembakinya.Baca Juga: Polda Jateng Janjikan Pengusutan Kasus Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang Transparan

"Ini adalah video rekaman CCTV yang diterima Narasi, terkait Gamma (17), siswa SMK yang diduga meninggal ditembak polisi," bunyi postingan itu.

Dalam video itu tertulis tanggal 24 November 2024 pukul 00.19 hingga 00.20 WIB. Saat berita ini diturunkan, video itu mengundang 8.421 komentar warganet.Baca Juga: Pilkada Serentak Di Jatim Kondusif, Diapresiasi Komisi II DPR RI

"Narasi memverifikasi turun ke lapangan dan memvalidasi bahwa rekaman CCTV ini betul diambil di lokasi kejadian. Beberapa saksi mata membenarkan terdengar tembakan senjata api saat pukul setengah satu malam. Cocok sesuai dengan timecode yang muncul di CCTV" tulis akun itu.

"Dalam kronologi versi polisi, pihaknya mengklaim Aipda Robig, terduga pelaku, terpaksa melakukan penembakan karena Gamma terlibat tawuran dengan kelompok lain.Baca Juga: Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Sebut Jateng Masih Jadi Kandang Banteng

Namun, beberapa pihak menyangkal kabar ini. Satpam di sekitar lokasi kejadian menyebut saat itu tidak terjadi tawuran. Pihak sekolah juga menyangkal klaim polisi. Agus Riswantini selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan tempat Gamma bersekolah menyebut, Gamma tidak punya catatan kenakalan.

Aipda Robig saat ini telah ditahan. Namun, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan Robig masih berstatus terperiksa." pungkas akun tersebut.Baca Juga: Antisipasi Dampa Cuaca Ektrem, BPBD Bengkulu Remajakan Pohon Pelindung Tua

Akibat penembakan yang dilakukan Aipda Robig Zaenudin, korban Gamma Rizkynata Oktafandi (17) tewas, sedangkan dua rekannya AD dan SA menderita luka ringan.

Polrestabes Semarang sempat menyatakan bahwa penembakan terjadi karena para korban tengah melakukan aksi tawuran antar geng.Baca Juga: Plh Sekda Bengkulu Minta Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X