Viral Petugas PN Jakpus Diduga Main Game Saat Jam Kerja, Share Screen Jadi Sorotan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00 WIB
Petugas PTSP Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang viral karena diduga main game di jam kerja. (TikTok/gaqepaqe)
Petugas PTSP Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang viral karena diduga main game di jam kerja. (TikTok/gaqepaqe)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Jagat media sosial dihebohkan video seorang petugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diduga bermain game saat jam kerja, Rabu (18/3/2026).


Video tersebut memperlihatkan seorang petugas perempuan yang bertugas di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Jakarta Pusat. Ia diduga tengah bermain game di komputer saat berada di meja pelayanan.

Momen itu terekam tanpa disadari melalui layar monitor yang menghadap ke arah pengunjung. Sistem dua layar (share screen) justru menampilkan aktivitas di layar utama, sehingga terlihat jelas oleh publik.

Video viral tersebut pertama kali diunggah akun TikTok @gaqepaqe pada Selasa (17/3/2026) dengan keterangan bernada sindiran. Unggahan itu kemudian menyebar luas dan kembali ramai setelah dibagikan di platform Threads.

Dalam rekaman, terlihat suasana pelayanan di PTSP tetap berjalan di meja lain. Sementara meja petugas yang bersangkutan tampak kosong tanpa pengunjung.

Diduga, karena tidak ada antrean, petugas tersebut mengisi waktu dengan bermain game. Namun, aksinya menjadi sorotan lantaran terjadi di jam kerja dan di lingkungan pelayanan publik.

Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pun merespons cepat. Juru bicara PN Jakpus, Andi Saputra, menyatakan pihaknya telah melakukan penelusuran internal.

“Koordinasi dilakukan untuk memastikan kebenaran video, termasuk waktu kejadian dan identitas petugas,” ujarnya kepada awak media, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, proses penelusuran dilakukan di tengah masa cuti Lebaran bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN).

Video yang telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali itu memicu beragam respons warganet. Sebagian menyayangkan tindakan tersebut karena dinilai tidak profesional, sementara lainnya menilai situasi terjadi saat tidak ada pelayanan berlangsung.

Komentar warganet pun beragam, mulai dari kritik hingga pembelaan. Ada yang menyoroti etika kerja ASN, namun ada pula yang menilai aktivitas tersebut masih bisa dimaklumi karena tidak sedang melayani masyarakat.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya profesionalitas dan pengawasan dalam layanan publik, terutama di era digital di mana aktivitas kecil pun dapat dengan mudah terekspos luas.



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X